Bumi Makmur(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut resmi meluncurkan inovasi bertajuk “SIAP MELAUT” (Selesaikan Izin dan Administrasi Pelayaran Melaut Legal, Aman, untuk Tangkap) di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Rabu (01/04/2026). Program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat legalitas, meningkatkan keselamatan, serta mendorong kesejahteraan nelayan, khususnya di kawasan pesisir.
Peluncuran program tersebut tidak sekadar seremoni. Ia lahir dari kebutuhan mendesak di lapangan, ketika sektor perikanan tangkap yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat, masih dihadapkan pada berbagai persoalan mendasar—mulai dari perizinan kapal hingga aspek keselamatan saat melaut.
Bupati Tanah Laut menegaskan pentingnya pembenahan sektor ini secara menyeluruh. Menurutnya, kehadiran program SIAP MELAUT menjadi jawaban atas tantangan yang selama ini dihadapi nelayan.
“Melalui SIAP MELAUT, kita ingin memastikan nelayan Tanah Laut dapat melaut secara legal, aman, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Data Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) mengungkapkan realitas yang belum ideal. Dari total 2.815 kapal nelayan yang beroperasi, hanya sekitar 20 persen yang telah mengantongi dokumen dan perizinan lengkap. Ketimpangan ini tidak hanya berisiko terhadap keselamatan, tetapi juga membatasi akses nelayan terhadap berbagai fasilitas dan program pemerintah.
Melalui SIAP MELAUT, pemerintah menghadirkan layanan terpadu yang dirancang menjawab persoalan tersebut. Layanan ini mencakup pengurusan izin kapal, peningkatan standar keselamatan pelayaran, kemudahan akses BBM bersubsidi, penyediaan informasi cuaca, hingga perlindungan sosial dan akses permodalan bagi nelayan.
Pada momentum peluncuran, pemerintah juga menyerahkan sejumlah dokumen penting kepada nelayan, di antaranya Pas Kecil, Kartu KUSUKA, e-BKP, serta sertifikat cara penanganan ikan yang baik (CPIB). Penyerahan ini menjadi simbol komitmen negara dalam menghadirkan kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi para pelaku usaha perikanan tangkap.
Tak hanya itu, bantuan pangan turut disalurkan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah pesisir. Langkah ini menegaskan bahwa intervensi pemerintah tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan aksi melaut bersama. Sebuah simbol kehadiran pemerintah di tengah denyut kehidupan nelayan, sekaligus penegasan bahwa keselamatan dan kerja sama menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap SIAP MELAUT tidak hanya menjadi program, tetapi juga solusi terpadu yang mendorong nelayan lebih tertib administrasi, lebih aman dalam bekerja, dan semakin sejahtera di masa depan.(suarapancasila.id-foto:ist/mctala)










