LAHAT SUARA PANCASILA.ID-Pemerintah Kabupaten Lahat terus memperkuat langkah strategis dalam pengembangan destinasi wisata berbasis warisan budaya melalui optimalisasi Situs Megalitik Tinggi Hari 1, 2, dan 3 di Kecamatan Gumay Ulu. Peninjauan langsung dilakukan oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, bersama jajaran PT. PLN (Persero), OPD terkait, serta Camat Pulau Pinang dan Camat Gumay Ulu, Kamis (02/04/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam mendorong transformasi kawasan situs megalitik menjadi destinasi wisata unggulan yang terintegrasi dan berdaya saing.
Dalam peninjauan tersebut, fokus utama diarahkan pada perencanaan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya pemasangan jaringan listrik di seluruh titik situs. Ketersediaan listrik dinilai menjadi elemen penting untuk mendukung aktivitas wisata, terutama dalam pengembangan konsep wisata malam (night tourism) yang aman dan menarik.
Bupati Lahat, Bursah Zarnubi menegaskan bahwa pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisata, tetapi juga harus mengedepankan aspek penataan kawasan yang bersih, tertib, dan representatif.
“Setiap titik situs harus dilengkapi fasilitas pendukung seperti mushola, toilet umum, area parkir yang memadai, serta café sebagai ruang interaksi wisatawan. Kawasan ini harus ditata dengan baik agar tidak terkesan kumuh, tetapi justru menjadi destinasi yang nyaman dan berkelas,” tegasnya.
Selain itu, aspek keamanan juga menjadi perhatian penting. Pemerintah daerah menekankan perlunya kehadiran petugas penjaga, khususnya pada malam hari, guna menjaga kelestarian situs yang merupakan bagian dari warisan budaya bernilai tinggi.
Dari sisi kebijakan, Pemkab Lahat juga memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dan pengembangan kawasan wisata akan melibatkan masyarakat lokal secara aktif. Kebijakan ini diarahkan untuk menciptakan dampak ekonomi langsung sekaligus memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap aset budaya daerah.
Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan inklusif, di mana sektor pariwisata tidak hanya menjadi sumber pendapatan daerah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
Secara lebih luas, pengembangan kawasan Megalit Tinggi Hari sebagai destinasi wisata terpadu diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan sektor pariwisata budaya di tingkat regional maupun nasional. Dengan pengelolaan yang terintegrasi, kawasan ini berpotensi menjadi salah satu ikon wisata sejarah di Sumatera Selatan yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pemkab Lahat menargetkan, melalui pengembangan infrastruktur dan tata kelola yang berkelanjutan, Situs Megalitik Tinggi Hari dapat berkembang menjadi kawasan wisata unggulan yang tidak hanya melestarikan nilai sejarah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.










