KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Malang mulai memanaskan mesin organisasi dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus di tingkat kecamatan (PK) hingga kelurahan (PL). Langkah ini diambil sebagai bagian dari audit organisasi menjelang pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam).
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menyatakan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memastikan legalitas dan tertib administrasi di internal partai. Kegiatan maraton tersebut dimulai dari PK Blimbing dan berlanjut ke PK Sukun pada Minggu (12/4/2026).
Djoko menyoroti adanya ketidakteraturan administratif pada periode sebelumnya, terutama terkait sinkronisasi antara Surat Keputusan (SK) resmi dengan realita di lapangan.
“Kami ingin memotret kondisi riil di kecamatan. Pada periode sebelumnya, banyak terjadi ‘tambal sulap’ atau ketidaktertiban organisasi. Kami tidak ingin ada klaim sepihak terkait jabatan ketua tanpa dasar SK yang sah,” tegas Djoko dalam keterangannya.
Audit ini, lanjut Djoko, menjadi syarat mutlak sebelum Muscam digelar. Pihaknya bahkan berencana menerbitkan SK baru bagi tingkat kecamatan guna memastikan struktur organisasi bersifat kredibel dan sah secara hukum partai.
Mengenai bursa calon Ketua PK, Djoko menekankan bahwa selain patuh pada AD/ART, figur yang terpilih harus memiliki rekam jejak yang mumpuni dan pengaruh kuat di wilayah masing-masing.
“Kriterianya jelas: harus tokoh wilayah, aktif, dan berprestasi. Namun yang terpenting adalah satu frekuensi dan satu misi dengan kepengurusan DPD. Kita bergerak dalam bingkai satu komando dan satu perjuangan,” imbuhnya.
Selain urusan internal, Golkar Kota Malang juga mulai memetakan kekuatan wilayah. Djoko menyebut wilayah Kedungkandang masih menjadi prioritas penguatan basis massa, disusul oleh Kecamatan Klojen yang menunjukkan dinamika politik cukup tinggi.
Agenda evaluasi ini juga dibalut dengan suasana kekeluargaan melalui momentum halal bihalal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, guna mempererat soliditas kader sebelum memasuki tensi politik yang lebih tinggi.
Reporter : Doni Kurniawan
Editor : Denny W










