BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mendorong penguatan budaya membaca sejak dini untuk membentuk generasi yang berwawasan luas, kritis, dan percaya diri. Upaya tersebut, menurut dia, perlu dimulai dari keluarga dan diperkuat melalui sekolah, perpustakaan, serta lingkungan masyarakat.
Pesan itu disampaikan Paramitha saat membuka Festival Literasi Kabupaten Brebes Tahun 2026, Kamis (15/10/2026).

“Kita ingin anak-anak Brebes tumbuh dengan rasa ingin tahu, berani bermimpi, mampu berpikir kritis, dan memiliki kepercayaan diri untuk meraih cita-citanya,” katanya.
Paramitha mengatakan, budaya membaca perlu dibangun melalui kebiasaan sehari-hari. Orang tua memiliki peran penting dalam mengenalkan buku kepada anak, termasuk dengan membiasakan membaca bersama dan memberikan teladan dalam kegiatan belajar di rumah.
Menurut dia, membaca dapat membuka kesempatan bagi anak untuk mengenal berbagai pengetahuan dan memperluas pandangan tentang dunia. Karena itu, penguatan literasi memerlukan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya sekolah dan perpustakaan.
Ia juga mendorong agar perpustakaan semakin dekat dengan masyarakat. Upaya itu dapat dilakukan melalui layanan yang mudah dijangkau, koleksi bacaan yang menarik, serta kegiatan literasi yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Dengan dukungan tersebut, perpustakaan diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kemampuan diri.
Festival Literasi Kabupaten Brebes Tahun 2026 menjadi salah satu wadah bagi anak-anak dan masyarakat untuk menampilkan kreativitas, berbagi pengetahuan, serta mengenal kegiatan literasi melalui pengalaman yang menyenangkan.
Paramitha mengapresiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Brebes, Kamar Dagang, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan festival tersebut.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Daerah dan staf ahli Bupati Brebes, jajaran perangkat daerah, camat, Bunda Literasi kecamatan, kepala sekolah, guru, pegiat literasi, serta pengelola perpustakaan.
Perwakilan dinas terkait dari Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Batang juga turut hadir.
Menutup sambutannya, Paramitha mengajak guru, orang tua, pegiat literasi, dan pengelola perpustakaan untuk terus mendampingi anak-anak dalam membangun kebiasaan membaca.
Festival tersebut secara resmi dibuka setelah Bupati mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Melalui kegiatan ini, penguatan literasi diharapkan menjadi gerakan bersama untuk membangun masyarakat Brebes yang cerdas, kreatif, dan berpengetahuan.











