JAWA BARAT (PURWAKARTA), SUARAPANCASILA.ID – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang ke-81, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Purwakarta menggelar aksi nyata berupa penanaman 1.000 bibit pohon. Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi yang terkena bencana pergerakan tanah, tepatnya di Kampung Cibodas, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Minggu (7/6/2026).
Aksi yang sarat makna ini dipimpin langsung oleh Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Purwakarta, Nina Heltina. Turut hadir memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur terkait, antara lain Kapolsek Sukatani, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Purwakarta, Camat Sukatani, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Purwakarta, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Desa Panyindangan, serta kader dan anggota besar keluarga Pemuda Pancasila Kabupaten Purwakarta.
Menurut Nina Heltina, penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pengamalan nyata dari nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.
“Kegiatan penanaman pohon yang kita laksanakan hari ini merupakan wujud implementasi dari semangat Pancasila, khususnya dalam upaya pelestarian alam dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kita menyadari bahwa alam adalah anugerah yang harus dijaga dan dirawat bersama, bukan justru dirusak atau dibiarkan rusak,” ujar Teh Nina.
Lebih lanjut, Anggota DPRD Purwakarta itu juga menyampaikan bahwa pihaknya juga mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan oleh warga sekitar. Salah satu harapan utama masyarakat adalah perbaikan infrastruktur, terutama jalan yang rusak akibat dampak bencana.
“Kami menerima banyak masukan dari warga yang menginginkan perbaikan jalan di wilayah ini. Namun, berdasarkan keterangan dari pihak berwenang, hingga saat ini pergerakan tanah di lokasi tersebut masih terus berlangsung, sehingga upaya pembangunan infrastruktur permanen belum dapat dilaksanakan untuk sementara waktu. Kami berharap ke depannya kondisi tanah dapat stabil, sehingga akses warga dapat kembali diperbaiki dengan layak,” jelasnya.
Di sisi lain, terkait permintaan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dianggap lebih mendesak, Nina menyatakan telah menyampaikan hal tersebut kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan.
“Kami telah mendesak Kepala Dinas Perhubungan agar segera memprioritaskan pemasangan lampu penerangan jalan di wilayah ini. Hal ini sangat penting mengingat sering terjadinya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kondisi jalan yang gelap dan rusak. Keamanan dan kenyamanan warga menjadi perhatian utama kami,” ujar Teh Nina.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan hari besar kebangsaan dapat diwujudkan melalui tindakan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus mempererat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.











