Datangkan Dua Narasumber dari Kementrian, Disdik Gelar Bimtek Pemutahiran Dapodik

BARITO SELATAN (KALTENG), SUARAPANCASILA.ID– Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan menggelar Bimbingan Teknis Pemutahiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Tahun 2026 di Gedung Jaro Pirarahan Buntok, Rabu 28 Januari 2026 malam.

Kegiatan tersebut mendatangkan dua orang narasumber dari Kementerian Pendidikan Nasional Jakarta. Bimtek tersebut melibatkan para Kepala Sekolah SD dan SMP Kabupaten Barito Selatan, dan guru serta operator sekolah.

Dalam momen tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dinas Pendidikan dengan Dinas PUPR Barito Selatan terkait Kerja Sama Bidang Penilaian Analisa Kerusakan Bangunan Sekolah, serta MoU dengan Dinas Dukcapil Barito Selatan terkait Pemadanan, Verifikasi dan Validasi Data Depodik.

Bacaan Lainnya

Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddy Raya Samsuri, ST MM melalui Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, ST dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan mengatakan, Bimbingan Teknis Pemutakhiran Dapodik ini sangat penting dengan tujuan untuk menghasilkan Dapodik yang Valid.

Karena dengan meningkatnya pemahaman dan kompetensi operator sekolah dalam mengelola data pendidikan secara akurat dan tepat waktu, di  sertai input data yang sesuai dengan kondisi riil sekolah, maka hal ini akan menjadi dasar pengambilan kebijakan, penyaluran bantuan dan anggaran pendidikan, penetapan program pemerintah, serta perencanaan dan evaluasi mutu pendidikan.

“Tanpa pemutakhiran yang baik, berisiko terjadi kesalahan data yang dapat berdampak langsung pada hak sekolah, pendidik, dan peserta didik”, ujar Wakil Bupati.

Ditambahkan Khristianto Yudha, kami mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah yang telah melaksanakan audit secara lengkap pada Dapodik seluruh sekolah di Kabupaten Barito Selatan, hal ini kami harapkan mampu mewujudkan penyelenggaraan Dapodik yang valid dan mampu memaksimalkan fungsi-fungsinya untuk kelancaran penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Barito Selatan.

Dapodik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan bahwa kebijakan pendidikan benar-benar tepat sasaran, adil, dan berkelanjutan.

“Saya menyadari bahwa tugas pengelolaan dapodik bukanlah pekerjaan yang ringan. Dibutuhkan ketelitian, konsistensi, serta komitmen yang tinggi dari para operator dan seluruh satuan pendidikan. Namun saya ingin menegaskan, bahwa setiap data yang diinput dengan benar adalah kontribusi nyata bagi masa depan pendidikan anak-anak kita.

Sesuai rekomendasi BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, kami Pemerintah Kabupaten Barito Selatan bertekad dan berkomitmen untuk memutakhirkan data pokok Pendidikan seluruh sekolah di wilayah Kabupaten Barito Selatan dan melaksanakan semua perencanaan bidang Pendidikan harus berbasis Dapodik.

Saya berpesan kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan operator Dapodik agar terus meningkatkan koordinasi, kapasitas, dan tanggung jawab dalam pengelolaan data pendidikan.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk pendampingan, pelatihan, maupun penguatan sistem.

Mari kita jadikan Dapodik sebagai alat pemersatu langkah kita dalam mewujudkan pendidikan daerah yang maju, berkualitas, dan berkeadilan”, ujar beliau

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Dr. Manat Simanjuntak, SPd MPd menjelaskan bahwa Bimtek tersebut diikuti oleh 222 kepala sekolah SD dan SMP, 222 guru, serta 222 operator Dapodik se-Barito Selatan. Kegiatan itu dilaksanakan selama dua hari.

Melalui Bimtek ini, ditargetkan, nantinya akan memvalidasi semua data pokok pendidikan yang menjadi dasar perencanaan seluruh kegiatan revitalisasi dapodik maupun pembelajaran.

Pos terkait