Dibanjiri Wisatawan, DPRD Sawahlunto Pantau Langsung Pelayanan Objek Wisata

SAWAHLUNTO (SUMBAR)SUARA PANCASILA.ID– Libur panjang dan moment Idul Fitri 1447 H membawa berkah bagi Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Ribuan wisatawan memadati berbagai objek wisata di kota ini, mendorong Komisi I DPRD Sawahlunto untuk melakukan pemantauan langsung pada 28/03/2026 demi memastikan kualitas pelayanan dan kenyamanan wisatawan.

Data dari Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Sawahlunto, Suhendratno, mencatat bahwa hingga 27 Maret 2026, pendapatan dari dua objek wisata yang dikelola Pemkot, Taman Satwa Kandi dan Puncak Cemara, telah melampaui Rp 200 juta.

“Kami ingin memastikan kenyamanan dan mutu pelayanan petugas seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung,” ujar Ketua Komisi I DPRD Sawahlunto, Ronny Eka Putra, saat meninjau objek wisata.

Bacaan Lainnya

Rombongan Komisi I DPRD juga mengunjungi Geopark Information Center, Museum Satwa, Museum Kupu-Kupu, dan Kawasan Camping Ground Kandi Sawahlunto usai meninjau Taman Satwa Kandi.

“Kunjungan ini bertujuan untuk menginspeksi fasilitas dan memastikan standar pelayanan,” tambah Ronny Eka Putra.

Wakil Ketua Komisi I, Hendri Elvin, menekankan pentingnya monitoring ini sebagai bentuk komitmen DPRD dalam menjaga kualitas layanan wisata demi manfaat ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Keberadaan wisatawan ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan PAD dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hendri Elvin.

Asisten I Irzam menyatakan kesiapan pengelola untuk terus berinovasi. “Kehadiran Bapak-Bapak anggota DPRD menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan,” ucapnya.

Selain itu, pengelola juga berencana untuk meningkatkan fasilitas dan layanan di objek wisata, seperti penambahan wahana permainan dan peningkatan kualitas akomodasi.

Dengan harapan Kota Sawahlunto dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan nyaman bagi wisatawan, serta meningkatkan pendapatan daerah.

Sawahlunto(Sumbar)Libur panjang dan Idul Fitri 1447 H membawa berkah bagi Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Ribuan wisatawan memadati berbagai objek wisata di kota ini, mendorong Komisi I DPRD Sawahlunto untuk melakukan pemantauan langsung paa 28/03/2026 demi memastikan kualitas pelayanan dan kenyamanan wisatawan.

Data dari Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Sawahlunto, Suhendratno, mencatat bahwa hingga 27 Maret 2026, pendapatan dari dua objek wisata yang dikelola Pemkot, Taman Satwa Kandi dan Puncak Cemara, telah melampaui Rp 200 juta.

“Kami ingin memastikan kenyamanan dan mutu pelayanan petugas seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung,” ujar Ketua Komisi I DPRD Sawahlunto, Ronny Eka Putra, saat meninjau objek wisata.

Rombongan Komisi I DPRD juga mengunjungi Geopark Information Center, Museum Satwa, Museum Kupu-Kupu, dan Kawasan Camping Ground Kandi Sawahlunto usai meninjau Taman Satwa Kandi.

“Kunjungan ini bertujuan untuk menginspeksi fasilitas dan memastikan standar pelayanan,” tambah Ronny Eka Putra.

Wakil Ketua Komisi I, Hendri Elvin, menekankan pentingnya monitoring ini sebagai bentuk komitmen DPRD dalam menjaga kualitas layanan wisata demi manfaat ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Keberadaan wisatawan ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan PAD dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hendri Elvin.

Asisten I Irzam menyatakan kesiapan pengelola untuk terus berinovasi. “Kehadiran Bapak-Bapak anggota DPRD menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan,” ucapnya.

Selain itu, pengelola juga berencana untuk meningkatkan fasilitas dan layanan di objek wisata, seperti penambahan wahana permainan dan peningkatan kualitas akomodasi.

Dengan harapan Kota Sawahlunto dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan nyaman bagi wisatawan, serta meningkatkan pendapatan daerah.

Pos terkait