Diikuti 827 Peserta, Porsadin ke-6 Tanah Laut Jadi Ajang Pembinaan dan Seleksi Santri Berprestasi

TANAH LAUT, SUARA PANCASILA.ID – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-6 tingkat Kabupaten Tanah Laut tahun 2026 resmi dibuka hari ini, Sabtu (10/10/2026), di Lapangan Sepak Bola Desa Panyipatan. Kegiatan ini diikuti 827 peserta dari 10 kecamatan sebagai wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan prestasi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Dalam laporan panitia yang disampaikan Mahyunsyah, bahwa penyelenggaraan Porsadin tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar insan pendidikan diniyah, menumbuhkan persaudaraan, serta mengembangkan kemampuan santri dalam bidang keagamaan, olahraga, seni, dan keterampilan lainnya.

Selain 827 peserta, kegiatan ini turut melibatkan 187 pendamping dan 85 panitia. Penyelenggaraan Porsadin mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Kementerian Agama, lembaga pendidikan diniyah, serta masyarakat Desa Panyipatan yang berpartisipasi dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutan Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Achmad Taufik, pemerintah daerah menegaskan bahwa pendidikan diniyah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, membangun karakter, serta membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam keimanan dan akhlak.

Porsadin tingkat kabupaten ini sekaligus menjadi ajang seleksi bagi santri yang akan mewakili Tanah Laut pada Porsadin ke-6 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Banjar pada 23–25 Oktober 2026. Peserta diharapkan mempersiapkan diri dengan meningkatkan kemampuan, menjaga kedisiplinan, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Pemerintah juga berharap kontingen Tanah Laut dapat mempertahankan prestasi juara umum tingkat provinsi yang telah diraih selama empat kali berturut-turut. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para santri dan pengelola pendidikan diniyah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan.

Melalui Porsadin, sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, para ustaz dan ustazah, pengelola Madrasah Diniyah, serta masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung pendidikan keagamaan. Upaya ini sejalan dengan semangat mewujudkan Tanah Laut Simpun, Maju, dan Berkelanjutan, dengan generasi muda yang religius, berkarakter, dan mampu berprestasi.

suarapancasilaid'

Pos terkait