KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID-Handoko terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Klojen, Kota Malang, periode 2026–2031 dalam Musyawarah Kecamatan (Muscam). Kehadirannya pada forum tersebut menjadi perhatian kader setelah mengalami kecelakaan di kawasan Oro-oro Dowo pada pagi hari hingga harus mendapatkan penanganan intensif di ruang ICU.
Meski masih dalam kondisi pemulihan dan berjalan tertatih-tatih, Handoko tetap menghadiri Muscam yang berlangsung pada malam harinya. Kedatangannya disambut tepuk tangan para kader sebagai bentuk penghargaan atas komitmennya terhadap organisasi.
Terpilihnya Handoko menjadi bagian dari konsolidasi DPD Partai Golkar Kota Malang untuk memperkuat kepengurusan dan mempersiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi prioritas sebelum partai melangkah pada agenda kaderisasi dan strategi pemenangan.
Menurutnya, setiap kecamatan memiliki karakteristik dan tantangan politik berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang sesuai. Ia juga mengingatkan agar perbedaan pandangan internal tidak menghambat upaya bersama membesarkan partai.
“Apapun perbedaan dan pendapat yang mungkin berbeda di antara kita, ujung-ujungnya adalah kita bersama-sama membesarkan partai yang kita cintai, yaitu membesarkan pohon beringin,” ujar Djoko, Jumat (16/10/2026)
Khusus wilayah Klojen, ia menyoroti tantangan mempertahankan kursi legislatif yang telah diperoleh. Karena itu, soliditas kader, penguatan jaringan hingga tingkat kelurahan, serta kedekatan dengan masyarakat perlu menjadi perhatian bersama.
“Jadi PR selanjutnya bukan lebih mudah, tapi lebih susah. Tapi saya percaya dengan semangat hari ini, semangat konsolidasi, dan semangat dari Partai Golkar, kita semua bisa meraih apa yang kita cita-citakan,” tegasnya.
Usai terpilih, Handoko menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab seluruh kader, bukan kemenangan pribadi.
Dalam kepemimpinannya, ia menyiapkan tiga agenda utama. Pertama, memperkuat konsolidasi dan soliditas kader dengan merangkul seluruh elemen, termasuk pihak yang sebelumnya memiliki perbedaan pilihan.
Kedua, mengembangkan program kerakyatan melalui penguatan struktur hingga tingkat kelurahan, pemberdayaan masyarakat, gotong royong, pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan potensi generasi muda.
Ketiga, mempersiapkan pemenangan Pemilu dan Pilkada melalui strategi politik yang santun, beretika, dan bermartabat, dengan mengedepankan kerja nyata serta kedekatan dengan masyarakat.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya membutuhkan ide, tenaga, dan semangat dari seluruh kader. Pintu rumah saya terbuka 24 jam untuk kepentingan Partai Golkar dan masyarakat,” ungkapnya.
Muscam Klojen merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi Partai Golkar di lima kecamatan di Kota Malang. Setelah agenda tingkat kecamatan rampung, DPD Golkar Kota Malang merencanakan koordinasi bersama jajaran Golkar Jawa Timur, dilanjutkan musyawarah di 57 kelurahan.
Seluruh agenda musyawarah kelurahan ditargetkan selesai pada November hingga Desember 2026.
Melalui rangkaian konsolidasi tersebut, Golkar Kota Malang berupaya memperkuat struktur organisasi, menyatukan langkah kader, serta mematangkan program kerja menghadapi Pemilu 2029. Terpilihnya Handoko diharapkan menjadi awal penguatan kepengurusan dan peningkatan kerja organisasi di Kecamatan Klojen.











