
BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID– Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zukifli Hasan mengajak santri agar membangun pemikiran kritis dan menumbuhkan rasa ingin tahu supaya mampu bersikap maju dan sukses kedepan.
“Critical thinking, pikiran itu harus diasah terus kalau tidak diasah tumpul. Karena kita rata-rata pakai akal itu ngak sampai 1 persen, jadi harus dilatih. Makanya orang-orang pintar itu maju karena dilatih, rasa tahunya tinggi”, katanya di Pondok Pesantren Al-Rasyid, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Jum’at (10/4/2026).
Melalui pembangunan pola pikir yang kritis, santri akan mampu memanfaatkan kehadiran teknologi ke arah positif. Zulhas menegaskan bahwa pola pikir kritis di era saat ini merupakan motor dan energi bagi kehidupan masyarakat dan peradapan.
Menko Bidang Pangan juga menekankan pentingnya rasa berani sebagai sebuah sikap dalam pengembangan diri yang mengedepankan nilai etika, dan berorientasi pada kemajuan.
Dengan adanya sikap berani itu akan menjadi panduan ke arah kesuksesan. Karena syarat utama untuk sukses itu harus berani”, ujar dia.
Selain itu, dia titip pesan kepada santri, aga selalu taat sama kiai, supaya dapat berkah serta wajib taat, berbakti kepada kedua orang tua.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Rasyid KH Alamul Huda Masyhur menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan tersebut. Ia pun menyatakan terimakasih dan program MBG layak untuk dilanjutkan.
” MBG dari pemerintah diakui oleh para santri makin membuat mereka sehat, kalau dipakai nendang bola lebih keras, kalau anak-anak gizinya kuat, semangat belajarnya kuat”, jelasnya. (Eko99)










