Pelaihari(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) memulai langkah awal penyusunan arah pembangunan daerah tahun mendatang melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Forum strategis ini digelar di Balairung Tuntung Pandang, Senin (30/08/2026), dan dibuka langsung oleh Bupati Tala H. Rahmat Trianto.
Dengan mengusung tema “Penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing serta Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi melalui Sektor Unggulan,” Musrenbang kali ini menjadi ruang konsolidasi gagasan sekaligus penyelarasan arah pembangunan lintas sektor dan wilayah.
Dalam sambutannya, Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan tahapan penting yang menentukan kualitas pembangunan daerah ke depan. Ia menekankan pentingnya integrasi perencanaan dari tingkat bawah hingga tingkat kabupaten.
“agar seluruh proses perencanaan mampu mengintegrasikan dan mensinergikan pembangunan, baik di tingkat kecamatan maupun pemerintah daerah,”
Menurutnya, forum ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan, sehingga arah pembangunan Kabupaten Tanah Laut menuju 2027 dapat berjalan selaras dan terukur.
Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa rancangan RKPD Tahun 2027 harus memuat pokok-pokok pemikiran strategis, termasuk yang disampaikan oleh Ketua DPRD Tala. Ia mengingatkan agar setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar formalitas perencanaan.
“Saya berharap seluruh pemangku kepentingan, khususnya jajaran Pemkab Tala, dapat memberikan perhatian serius pada pembangunan daerah. Kita harus mampu merumuskan perencanaan pembangunan yang berkualitas, berdasarkan aspirasi masyarakat,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti sejumlah aspek krusial yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan Musrenbang Kabupaten. Ia menyebutkan pentingnya penyelarasan prioritas pembangunan, peningkatan kualitas usulan program, serta partisipasi aktif dan inklusif dari seluruh elemen masyarakat.
Di tengah keterbatasan anggaran, Bupati mengingatkan agar seluruh pihak tetap cermat dalam menyusun perencanaan. Program-program strategis nasional yang berdampak luas, termasuk pemanfaatan teknologi, harus menjadi pertimbangan dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
Ia menegaskan, proses Musrenbang harus mampu menjadi ruang untuk membahas, menyelaraskan, dan menyepakati usulan prioritas pembangunan yang berasal dari desa, kelurahan, hingga kecamatan, sehingga menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
“Kita ingin perencanaan ini membawa kebermaknaan dan kebermanfaatan yang sebesar-besarnya bagi kemajuan Kabupaten Tanah Laut,” pungkasnya.(suarapancasila.id-foto:ist/mctala)










