Pemdes Sumur Bandung Gelar Musrenbangdes, Bahas Prioritas Pembangunan 2027 dan Usulan Program 2028

KABUPATEN TANGERANG (BANTEN) SUARAPANCASILA.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2026. Kegiatan ini membahas rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Tahun 2027 serta daftar usulan RKP Desa Tahun 2028, Selasa (20/10/2026).

Pelaksanaan Musrenbangdes tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Kecamatan Jayanti Nomor B.400.10.1/409/Kec.Jyt/2026 tentang pemberitahuan pelaksanaan Musrenbang Desa Tahun 2026. Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah desa dan berbagai unsur masyarakat untuk menyampaikan aspirasi serta merumuskan arah pembangunan desa ke depan.

Kegiatan dihadiri perwakilan Camat Jayanti beserta tim monitoring, Ketua dan anggota BPD, kepala sekolah SDN Sumur Bandung 1, 2, dan 3, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para ketua RW dan RT se-Desa Sumur Bandung, pendamping desa, bidan desa, Ketua TP PKK, Karang Taruna, LPM, BUMDes, Koperasi Merah Putih, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh FKDM, tokoh pemuda, kelompok budidaya jamur tiram, kelompok tani, serta kelompok budidaya ternak lele Pacung Farm.

Bacaan Lainnya

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan, pembacaan doa, sambutan-sambutan, diskusi dan musyawarah untuk mencapai mufakat, kemudian ditutup dengan ramah tamah serta foto bersama.

Kepala Desa Sumur Bandung, A. Jajuli, S.E., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Pada hari ini kita mengadakan Musrenbangdes. Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya yang sudah hadir. Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga dapat menghasilkan rumusan terbaik untuk Desa Sumur Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPD Sumur Bandung, Ardabily, menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berjalan beriringan dengan pembangunan fisik. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga harus disertai pembinaan dan peningkatan kualitas masyarakat.

“Kalau pembangunan sudah dilakukan tetapi SDM-nya belum ditingkatkan, maka pembinaan sumber daya manusia juga perlu menjadi perhatian agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat lebih lama,” ungkapnya.

Sekretaris Desa Sumur Bandung, Masyudi, turut mengajak seluruh unsur pemerintahan desa dan masyarakat untuk memiliki pemahaman yang sama terhadap rencana pembangunan. Ia menilai kekompakan dan keselarasan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan desa.

Ia juga menyampaikan bahwa kerja sama dan kesepahaman di antara unsur pemerintah desa selama ini menjadi modal penting untuk menjalankan berbagai program pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Camat Jayanti menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Sumur Bandung atas pemaparan program-program yang direncanakan untuk Tahun 2027.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Desa Sumur Bandung yang telah memaparkan program-program yang akan dilaksanakan pada tahun 2027. Ini merupakan bentuk kepedulian dan bukti bahwa pemerintah desa hadir di tengah masyarakat untuk membangun Desa Sumur Bandung,” ujarnya.

Melalui Musrenbangdes ini, diharapkan berbagai usulan dan aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan prioritas pembangunan desa, baik untuk Tahun 2027 maupun daftar usulan Tahun 2028. Sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Sumur Bandung.

suarapancasilaid'

Pos terkait