Pemkab Rejang Lebong Matangkan Persiapan Kunjungan Dakwah Ustaz Abdul Somad

REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID -Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mulai mematangkan persiapan kunjungan dakwah Prof. KH. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. Kehadiran ulama yang akrab disapa Ustaz Abdul Somad (UAS) tersebut direncanakan menjadi bagian dari pembukaan **Gebyar Semarak Merah Putih Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2026** melalui Tabligh Akbar.

Rapat koordinasi persiapan awal digelar di Ruang Rapat Asisten I Setda Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (8/10/2026) pukul 08.30 WIB. Rapat dipimpin Asisten I Setda Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, S.STP., M.Si.

Rapat turut dihadiri Kepala Bagian Kesra Darmansyah, A.N., S.P., M.Si., Ketua MUI Rejang Lebong Dr. H. Muhammad Abu Dzar, Lc., M.H.I., Kepala Kantor Kementerian Agama Rejang Lebong Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I., Ketua Baznas Rejang Lebong H. A. Supani, S.Ag., M.Pd., sejumlah OPD terkait, perwakilan Polres dan Kodim, PT PLN, EO IEMPRO, tim dakwah Ustaz Abdul Somad serta unsur terkait lainnya.

Bacaan Lainnya

Bobby mengatakan Pemkab Rejang Lebong menyambut baik rencana kunjungan dakwah tersebut. Menurutnya, kehadiran Ustaz Abdul Somad diharapkan menjadi momentum positif sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini merupakan keberkahan bagi kita Kabupaten Rejang Lebong. Pemerintah daerah menyambut baik adanya kunjungan dakwah ini,” ujar Bobby.Berdasarkan hasil koordinasi awal dengan tim dakwah, Ustaz Abdul Somad dijadwalkan hadir di Rejang Lebong pada **Sabtu, 31 Oktober 2026 malam**, setelah salat Isya.

Besarnya antusiasme masyarakat menjadi salah satu perhatian utama Pemkab dalam mempersiapkan kegiatan. Karena itu, berbagai aspek teknis mulai dibahas, mulai dari lokasi, pengamanan, pengaturan lalu lintas, kenyamanan jamaah hingga kesiapan fasilitas pendukung.

Bobby menyebut pengalaman kunjungan dakwah Ustaz Abdul Somad beberapa tahun lalu menjadi salah satu bahan evaluasi. Saat itu, meski kegiatan berlangsung malam hari dan diguyur hujan, masyarakat yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang.

“Kalau kondisi cuaca cerah, tentu bisa lebih banyak. Karena itu kita harus mempersiapkan kegiatan ini dengan baik,” jelasnya.Dalam pembahasan awal, sejumlah lokasi menjadi pertimbangan, di antaranya Masjid Agung Baitul Makmur, rumah dinas Bupati dan Lapangan Dwi Tunggal.

Dari sisi kapasitas, **Lapangan Dwi Tunggal sementara dinilai paling memungkinkan** untuk menampung masyarakat dalam jumlah besar. Selain areanya lebih luas, lokasi tersebut juga memungkinkan dilakukan penataan massa serta pemasangan panggung, tenda, sound system, videotron dan fasilitas pendukung lainnya.

Namun, penentuan lokasi masih akan dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor dengan mempertimbangkan aspek keamanan, kenyamanan, akses masyarakat dan kesiapan fasilitas.

Bobby juga menekankan pentingnya koordinasi pengamanan dan rekayasa lalu lintas. Polres Rejang Lebong, Kodim 0409/Rejang Lebong, Satpol PP dan Dinas Perhubungan akan dilibatkan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

PT PLN juga diminta memastikan kesiapan penerangan dan kebutuhan kelistrikan di lokasi kegiatan.Sementara itu, Ustaz Eki yang mewakili tim dakwah Ustaz Abdul Somad menyampaikan bahwa hingga saat ini jadwal kunjungan ke Rejang Lebong masih direncanakan pada Sabtu, 31 Oktober 2026 malam.

Sebelum menuju Rejang Lebong, Ustaz Abdul Somad dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda dakwah di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu. Setelah menyelesaikan agenda di Kabupaten Lebong, rombongan diperkirakan bertolak menuju Rejang Lebong pada sore hari.

Tim dakwah juga berharap adanya pengawalan dari pihak keamanan sejak titik perbatasan menuju Rejang Lebong guna memperlancar perjalanan sekaligus menjaga keamanan rombongan.

“Insyaallah tidak ada perubahan jadwal. Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan persiapan di Rejang Lebong juga berjalan dengan baik,” kata Ustaz Eki.

Setibanya di Rejang Lebong, Ustaz Abdul Somad direncanakan beristirahat di rumah dinas Bupati. Pemkab juga akan mengupayakan jamuan makan malam bersama yang dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh terkait sebelum pelaksanaan Tabligh Akbar.

Rapat awal tersebut sekaligus membahas penyusunan rundown, teknis kedatangan dan kepulangan rombongan, pengamanan, perizinan, pengaturan lalu lintas serta pembagian tugas masing-masing pihak.

Bobby berharap setelah rapat awal ini segera dibentuk tim kerja dan dilanjutkan dengan rapat pematangan. Dengan demikian, setiap unsur yang terlibat memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas.“Harapan kita, kegiatan kunjungan dakwah ini sekaligus pembukaan Gebyar Semarak Merah Putih melalui Tabligh Akbar dapat berjalan aman, tertib, lancar dan dijauhkan dari segala permasalahan,” pungkasnya.

suarapancasilaid'

Pos terkait