Banjarmasin(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID — Upaya memperkuat kualitas pengelolaan destinasi wisata terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata. Kegiatan yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan itu berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026, di Treepark Hotel Banjarmasin, Jalan A. Yani Km 6, mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai.
Pelatihan bertajuk “Peningkatan Kapasitas SDM Pengelolaan Destinasi Pariwisata di 13 Kabupaten/Kota se-Kalsel Tahun 2026” ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady, SH, MH, serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Zulpuaddin, S.Sos.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dua daerah, yakni Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Banjar. Masing-masing daerah mengirimkan 18 peserta, sehingga total sebanyak 36 orang terlibat dalam pelatihan tersebut.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM sebagai fondasi utama pengembangan sektor pariwisata di daerah.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan pariwisata di Kalimantan Selatan. Kami berharap para peserta dapat saling berbagi ide dan pengalaman, serta membangun jejaring yang kuat untuk mendorong kemajuan destinasi wisata di daerah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti posisi strategis Geopark Meratus sebagai ikon pengembangan pariwisata ke depan. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki nilai penting karena mencakup wilayah luas di Kalimantan Selatan dan telah memperoleh pengakuan dunia.
“Ke depan, Geopark Meratus akan menjadi fokus utama pengembangan wisata di Kalimantan Selatan. Kawasan ini membentang di 13 kabupaten/kota dan telah mendapatkan pengakuan internasional dari UNESCO. Ini menjadi kekuatan besar yang harus kita kelola bersama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iwan menekankan bahwa sektor pariwisata memiliki peran signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain membuka peluang usaha, sektor ini juga dinilai mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
“Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan pengelolaan yang baik, sektor ini dapat menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah berharap para pelaku wisata, khususnya Pokdarwis, mampu meningkatkan kompetensi dalam mengelola destinasi secara profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai tujuan wisata unggulan di tingkat nasional maupun internasional.(suarapancasila.id-hayat)










