SIAK (RIAU), SUARAPANCASILA.ID – PT Kawasan Industri Tanjung Buton (PT KITB) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Siak melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) sebagai tindak lanjut atas terbitnya hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
RUPS-LB ini menjadi langkah strategis dan tegas dalam merespon kondisi riil perusahaan, di mana berdasarkan hasil evaluasi, posisi keuangan PT KITB saat ini berada pada kondisi kekosongan kas , yang menuntut penanganan serius, terukur, dan penuh tanggung jawab.
Direktur Utama PT KITB, Eriyanto, menegaskan bahwa kondisi tersebut harus dijadikan titik balik untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.
“RUPS-LB ini adalah bentuk keseriusan kami untuk melakukan penataan total. Kondisi kekosongan kas adalah fakta yang harus dihadapi secara terbuka dan menjadi dasar dalam mengambil langkah korektif serta strategis ke depan,” tegasnya.
Direktur Operasional, Sigit Eko Pramono, menambahkan bahwa seluruh jajaran direksi berkomitmen menjalankan efisiensi, penataan operasional, serta penajaman arah bisnis perusahaan secara disiplin dan terukur.
“Tidak ada lagi ruang untuk pembiaran. Ke depan, semua harus berbasis kinerja, profesionalisme, dan akuntabilitas,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Siak, Dr. Afni Z, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak memberikan perhatian serius terhadap kondisi PT KITB sebagai salah satu aset strategis daerah.
“Pemerintah daerah tidak akan mentolerir stagnasi dalam pengelolaan BUMD. Kondisi kekosongan kas ini harus menjadi alarm keras bagi semua pihak untuk berbenah total. Kita ingin PT KITB bangkit dengan direksi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan bahwa pembenahan ini bukan hanya untuk menyelamatkan perusahaan, tetapi juga untuk memastikan keberadaan PT KITB mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja di Kabupaten Siak.
Pelaksanaan RUPS-LB ini menjadi sinyal kuat bahwa pemegang saham bersama direksi mengambil langkah cepat dan tegas dalam menyelamatkan serta membangun kembali fondasi perusahaan.
Dengan semangat pembenahan total dan penguatan tata kelola, PT KITB diharapkan segera bangkit dan mengoptimalkan potensi Kawasan Industri Tanjung Buton sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah.










