Sinergi Tanpa Sekat: Tiga BUMD Air Minum Malang Raya Perkuat Kolaborasi Demi Layanan Prima.

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,I – Forum Sinergi BUMD Air Minum se-Malang Raya kini bertransformasi dari sekadar wadah seremonial menjadi kekuatan strategis yang nyata. Di bawah komitmen jajaran direksi, forum ini mulai menunjukkan langkah konkret dalam menjawab tantangan ketersediaan air baku dan kualitas layanan bagi masyarakat di wilayah Malang Raya.

​Momentum penguatan sinergi ini tercermin dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal yang mempertemukan jajaran manajemen dari tiga entitas besar: Perumda Tugu Tirta (Kota Malang), Perumda Tirta Kanjuruhan (Kabupaten Malang), dan Perumda Among Tirto (Kota Batu). Pertemuan yang berlangsung di Harris Hotel & Conventions, Rabu (25/3/2026) sore tersebut, menjadi simbol runtuhnya ego sektoral demi kepentingan publik.

​Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, SE, S.Sos, MM, selaku inisiator penguatan forum ini, menegaskan bahwa kolaborasi lintas daerah adalah kunci mutlak. Menurutnya, masalah air minum tidak bisa lagi diselesaikan dengan kacamata wilayah administratif semata.

Bacaan Lainnya

​”Ini bukan lagi soal siapa melakukan apa, tapi bagaimana kita bisa saling menguatkan. Tidak ada ego sentris atau dikotomi kedaerahan. Justru yang kita bangun adalah semangat kolaborasi, transfer knowledge, dan kerja bersama demi satu tujuan besar, yaitu pelayanan prima untuk masyarakat,” ujar Priyo dengan tegas.

​Priyo menambahkan bahwa forum ini diproyeksikan sebagai ruang kolaborasi produktif. Fokus utamanya adalah mencari solusi berkelanjutan terkait ketersediaan air baku serta pengembangan sistem produksi dan distribusi yang lebih andal.

​Optimisme senada juga muncul terkait potensi pengembangan infrastruktur bersama. Dengan bergerak secara kolektif, ketiga BUMD ini memiliki daya tawar dan kekuatan modalitas yang lebih besar untuk membangun sistem penyediaan air minum (SPAM) yang berkelanjutan di masa depan.

​Beberapa poin penting yang menjadi fokus sinergi ini antara lain:

​- Pengelolaan Air Baku: Koordinasi perlindungan sumber air yang melintasi batas wilayah.
​- Transfer Teknologi: Pertukaran inovasi digital dalam pemantauan kebocoran pipa (NRW) dan sistem penagihan.
​- Ketahanan Layanan: Saling dukung dalam kondisi darurat pasokan air di wilayah perbatasan.

​Langkah maju yang diambil Malang Raya ini diharapkan menjadi pilot project bagi daerah lain di Indonesia. Sinergi ini membuktikan bahwa persaingan antar-daerah dapat diubah menjadi kolaborasi yang menguntungkan semua pihak (win-win solution).

​”Ketika kita bergerak bersama, dampaknya akan jauh lebih besar. Ini yang sedang kita bangun, sinergi yang tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga nyata dalam implementasi,” pungkas Priyo.

​Dengan fondasi yang kian kokoh, Forum Sinergi BUMD Air Minum Malang Raya kini berdiri sebagai garda terdepan dalam mewujudkan layanan air minum yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan bagi jutaan warga di Bumi Arema.

Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W

Pos terkait