KOTA MALANG (JATIM),SUARAPANCASILA,iD-Calon Walikota Malang H.M.Anton (Abah Anton) tepis isu jika dirinya terpilih akan melakukan penggusuran rumah-rumah milik warga yang ada di bantaran sungai.
Hal tersebut disampaikan saat saresehan bersama warga ranting muslimat dan warga 01 Kelurahan Kidul Dalem, Klojen, Kota Malang, Rabu, (23/10/2024).
“Bersama Abah Dimyati tidak terbesit sama sekali jika diberi amanah memimpin Kota Malang melakukan penggusuran rumah warga di bantaran sungai. Justru kami ingin menguatkan program pembangunan kampung,” tuturnya.

Bahkan Abah Anton mengaku sudah mendatangi lokasi yang selama ini jadi isu miring tersebut, seraya menyatakan akan melanjutkan program penguatan kampung.
“Kedepan kampung-kampung yang saya bangun saat jadi Walikota Malang 2013-2018, akan kita perbaiki. Mengingat warga di bantaran sungai juga ber-KTP Malang. Jadi gak masuk akal jika saya jadi akan gusur tempat tinggal mereka,” imbuhnya.
Terlebih ketika waktu kepimpinan Abah Anton di periode 2013-2018 banyak pihak meragukan pembangunan di bantaran sungai, karena dinilai menyalahi aturan.
“Saat itu banyak yang ragu terkait aturan, namun kita telah buktikan bahwa bisa melaksanakan pembangunan di daerah tersebut,” ungkapnya.

Tidak hanya di isukan penggusuran bantaran sungai, namun Paslon nomor urut 3 ini juga diisukan akan menggusur pasar Rombengan Malam (Roma).
“Ada lagi isu negatif, Roma bakal di habiskan jika Abadi menjadi walikota dan wakil walikota Malang. Padahal pasar malam Roma itu sudah ada sejak menjabat Walikota dulu. Konsepnya selaras dengan program pasar wisata,” ungkapnya.
Menyikapi fitnah yang ditujukan kepadanya, Abah Anton berpesan untuk saling menguatkan dan saling mendukung.
“Saya sudah sampaikan kepada partai koalisi dan simpatisan pendukung untuk tidak ikut-ikutan melakukan hal serupa. Intinya jangan mudah terprovokasi. Mending fokus serta sosialisikan program Abadi peduli wong cilik Abadi,” pungkasnya.










