Api di Jalan Niaga, Solidaritas Menyala: Wabup Tala Turun Langsung Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

PELAIHARI(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID — Pagi yang semula berjalan biasa di kawasan permukiman padat penduduk Jalan Niaga RT 13, Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, mendadak berubah menjadi kepanikan. Selasa (27/1/2026), kobaran api melalap sedikitnya 10 unit rumah warga, memaksa penghuni berhamburan menyelamatkan diri demi menghindari potensi meluasnya kebakaran.

Informasi kebakaran pertama kali diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Tanah Laut pada pukul 10.18 Wita. Hanya berselang lima menit, tepat pukul 10.23 Wita, petugas sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman di tengah kepungan asap tebal dan akses jalan yang sempit.

Dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, petugas Damkar berjibaku menjinakkan api. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 11.05 Wita, mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Dalam penanganan kejadian ini, lima unit truk tangki air dikerahkan, terdiri dari dua unit Pos Induk Damkar Tanah Laut, serta masing-masing satu unit dari Pos Sektor Takisung, Tambang Ulang, dan Bajuin. Proses pemadaman juga melibatkan TNI, Polri, BPBD, serta relawan gabungan yang bahu-membahu di lokasi kejadian.

Pasca kebakaran, Wakil Bupati Tanah Laut H. M. Zazuli turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi para korban sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan dasar. Bantuan tersebut berasal dari sejumlah instansi terkait sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah.

“Untuk hari ini kami langsung turun ke lapangan dan menyerahkan bantuan kebutuhan dasar. Dari PMI berupa kebutuhan harian seperti handuk dan perlengkapan lainnya. Dari BPBD diserahkan bantuan makanan, kemudian dari Dinas Sosial juga berupa makanan dan pakaian,” ujar Wakil Bupati Tanah Laut saat diwawancarai di lokasi.

Selain kebutuhan harian, pemerintah daerah juga mulai melakukan pendataan lanjutan, khususnya terhadap anak-anak usia sekolah yang terdampak kebakaran. Bantuan perlengkapan sekolah akan disalurkan setelah data tersebut dinyatakan lengkap.

“Data anak sekolah baru kami terima, nanti untuk pakaian sekolah dan alat tulis akan kami susulkan,” tambahnya.

Untuk sementara waktu, para korban kebakaran mengungsi di rumah keluarga terdekat. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan guna menyiapkan langkah penanganan lanjutan, termasuk usulan perbaikan rumah melalui Dinas Sosial.

“Prosesnya akan diawali dengan verifikasi dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) oleh KIP. Setelah RAB dibuat, akan dituangkan ke TKS dan selanjutnya dapat diambil melalui dana BWD,” pungkasnya.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut, tidak terdapat laporan korban jiwa.(suarapancasila.id-foto:ist/mctala)

Pos terkait