REJANG LEBONG (BENGKULU), SUARAPANCASILA.ID – Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu, yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu Lantai 7,Rabu (28/1/2026).
RUPS yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu H.Helmi Hasan, SE, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP). Turut hadir para Bupati dan WaliKota se-Provinsi Bengkulu, jajaran Dewan Komisaris, serta Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank Bengkulu, H. Iswahyudi.
Agenda utama RUPS Tahunan ini meliputi penyampaian Laporan Tahunan Direksi dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2025. Forum ini menjadi sarana evaluasi kinerja Bank Bengkulu selama satu tahun terakhir sekaligus penentuan arah kebijakan ke depan.
Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam RUPS merupakan wujud komitmen sebagai pemegang saham untuk memastikan Bank Bengkulu dikelola secara profesional dan akuntabel.
“Evaluasi kinerja Bank Bengkulu Tahun Buku 2025 sangat penting agar bank daerah ini terus tumbuh, sehat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di Kabupaten Rejang Lebong,” ujar Bupati.
Selain membahas laporan kinerja dan keuangan, RUPS ini juga menjadi perhatian karena jajaran manajemen Bank Bengkulu masih berada dalam masa transisi kepengurusan pasca RUPS Luar Biasa Desember 2025.
Saat ini, posisi pimpinan direksi dijalankan oleh Plt Direktur Utama H. Iswahyudi, sembari menunggu proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan(OJK) terhadap calon direktur definitif. Sementara itu, jajaran pengawasan tetap dipimpin olehProf. Dr. Ridwan Nurazi selaku Komisaris Utama Independen, didampingi Drs. Riduan dan Dra.Elva Hartati.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bengkulu menekankan pentingnya penguatan sinergi antara Bank Bengkulu dan pemerintah kabupaten/kota sebagai pemegang saham. Bank Bengkulu diharapkan terus meningkatkan kualitas layanan serta berinovasi, khususnya dalam pengembangan layanan perbankan digital, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Rapat ditutup dengan pengesahan laporan tahunan serta pembahasan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi dasar kebijakan dan program kerja Bank Bengkulu pada Tahun Buku 2026.(mcrl/adc/protokol)










