REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Banjir yang berulang selama empat tahun di Jalan Pembangunan, Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., bersama Ketua DPRD Juliansyah Yayan dan Kapolres AKBP Syahrul Hariady, S.I.K., M.H., memimpin gotong royong membersihkan drainase dan memperbaiki badan jalan, Selasa (13/10/2026).
Penanganan dilakukan dengan melibatkan masyarakat, TNI, Polri, serta jajaran perangkat daerah. Selain membersihkan saluran air yang tersumbat sampah dan endapan lumpur, Pemkab juga menimbun bagian jalan yang rendah dan kerap menjadi titik genangan.
Dua alat berat, yakni *loader* dan *vibrator*, dikerahkan untuk membantu penimbunan dan perataan badan jalan. Sementara itu, tim Dinas PUPR bersama Dinas Pemadam Kebakaran membersihkan drainase menggunakan semprotan air bertekanan tinggi.
“Hari ini kita bergotong royong membersihkan drainase dan bahu Jalan Pembangunan yang selama ini sering banjir. Badan jalan yang rendah dan menjadi pusat genangan juga kita tinggikan,” ujar Hendri.
Ia mengatakan, penanganan tersebut akan dievaluasi saat hujan turun untuk mengetahui apakah genangan masih terjadi. Jika banjir belum teratasi, Pemkab akan mencari penyebab lainnya dan menentukan langkah penanganan lanjutan.
“Kita akan cek ulang saat hujan turun, apakah masih banjir atau tidak. Kalau masih terjadi genangan, tentu akan kita cari lagi penyebabnya. Selain itu, kita akan meminta partisipasi pemilik AMP untuk membantu penimbunan badan jalan yang menjadi titik banjir,” katanya.
Kepala Desa Teladan, Jemingan, mengungkapkan genangan di Jalan Pembangunan dapat mencapai sekitar 50 meter saat hujan deras. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi badan jalan yang rendah, drainase yang tertutup endapan lumpur, serta pipa PDAM di simpang empat Jalan Pembangunan yang berada di dalam saluran drainase.
Keberadaan pipa tersebut menyebabkan sampah mudah tersangkut, menghambat aliran air, dan memicu luapan ke badan jalan.Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong, Luhur Budi Santoso, S.T., mengatakan pihaknya telah menyiapkan material jenis vetron untuk menimbun bagian jalan yang menjadi titik genangan.
“Drainase kita bersihkan dan badan jalan yang menjadi titik banjir kita timbun. Mudah-mudahan, drainase dapat berfungsi lebih baik dalam mengalirkan air ketika hujan deras,” ujar Luhur.
Pemkab Rejang Lebong berharap langkah gotong royong, pembersihan drainase, dan peninggian badan jalan ini dapat mengurangi risiko banjir di Jalan Pembangunan. Evaluasi saat hujan turun akan menjadi penentu kebutuhan penanganan berikutnya.











