BANYUASIN, SUARA PANCASILA.ID – Asisten II Setda Banyuasin, Ir. Alfian, M.M., mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah serta sosialisasi upaya pengamanan produksi pangan yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian di Ruang Rapat Bupati, Senin (29/6).
Dalam rakor tersebut disampaikan bahwa kondisi musim kemarau menjadi perhatian pemerintah, terutama dampaknya terhadap sektor pangan. Berdasarkan pemantauan, pada Juni 2026 sekitar 31,6 persen wilayah mulai memasuki musim kemarau sehingga diperlukan langkah antisipasi untuk menjaga produksi dan ketersediaan pangan.
Pemerintah juga menyoroti dampak fenomena El Nino yang berpotensi memengaruhi produksi pertanian serta pergerakan harga sejumlah komoditas. Pada minggu keempat, tercatat 30 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), dengan komoditas yang menjadi perhatian antara lain bawang merah, cabai merah, cabai rawit, serta minyak goreng.
Kenaikan harga juga terjadi di sejumlah daerah, di antaranya 279 Kabupaten/Kota mengalami peningkatan harga bawang merah, 158 Kabupaten/Kota mengalami kenaikan harga cabai merah, dan 251 Kabupaten/Kota mengalami peningkatan harga bawang putih.
Provinsi di wilayah Sumatera menjadi salah satu wilayah dengan kenaikan IPH tertinggi.Melalui rakor ini, pemerintah daerah didorong untuk terus memperkuat koordinasi dan mengambil langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.











