BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Satlantas Polres Brebes menggelar aksi simpatik dengan membagikan ratusan paket takjil kepada pengguna jalan di persimpangan lampu merah Stasiun Brebes, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (24/2/2026) sore. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud kepedulian sosial, tetapi juga ruang kebersamaan yang melibatkan puluhan awak media dari berbagai platform, mulai dari cetak, elektronik, hingga daring.
Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq, menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat. Kehadiran wartawan dalam kegiatan tersebut, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa hubungan baik antara kepolisian dan media dapat terjalin melalui aktivitas sederhana namun bermakna.

“Kami bergembira dapat berbagi takjil kepada warga masyarakat Brebes, ditemani rekan-rekan wartawan. Selama saya berdinas di sini, saya selalu menjalin hubungan baik dengan media dan berharap kerja sama ini terus terjaga,” ujarnya.
Usai pembagian takjil di jalan raya, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Kantor Satlantas Polres Brebes. Suasana santai dimanfaatkan untuk berdialog, mempererat koordinasi, dan membangun kesepahaman dalam penyampaian informasi publik, khususnya terkait keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah hukum Brebes.
Dalam kesempatan itu, AKP Ahmad menekankan pentingnya keterbukaan dan komunikasi dua arah antara Polri dan media. Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak ragu memberikan masukan demi perbaikan pelayanan kepolisian.
“Mohon kerjasamanya apabila ada kesalahan atau ada yang perlu diperbaiki, mohon koreksinya jangan sungkan. Kami ingin terus belajar dan berbenah demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Kegiatan berbagi takjil di bulan Ramadhan ini mencerminkan komitmen Polri menghadirkan wajah yang lebih humanis di tengah masyarakat. Dengan melibatkan media, Satlantas Brebes menegaskan transparansi dan keterbukaan informasi, sekaligus menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas dengan cara yang lebih personal.
Atmosfer kebersamaan yang tercipta memperlihatkan bahwa kepolisian berupaya hadir sebagai bagian dari kehidupan masyarakat, bukan semata sebagai penegak aturan. Sinergi dengan insan pers menjadi kunci agar pesan-pesan publik tersampaikan secara luas, akurat, dan berimbang.










