Bupati Afni : Survei SKM Instrumen Evaluasi Strategis untuk Wujudkan Layanan Publik Berkualitas

SIAK (RIAU), SUARAPANCASILA.ID – Bupati Siak, Afni Zulkifli memimpin Rapat Penegasan Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) melalui Aplikasi Online bersama para admin perangkat dinas yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK).

Rapat dilaksanakan secara daring, dan hadir mengikuti disana, para petugas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan petugas tingkat kecamatan, di Ruang Bandar Lt.II Kantor Bupati Siak, Rabu (25/2/2026).

Dalam arahannya, Bupati Siak menegaskan pentingnya pelaksanaan survei dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan indikator yang telah disepakati bersama.

Bacaan Lainnya

“Riset untuk survei ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan. Data yang diperoleh harus benar-benar mencerminkan kondisi pelayanan yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan dan perbaikan layanan publik ke depan. Oleh karena itu, seluruh admin dan petugas yang telah ditunjuk diminta menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

“Saya bermohon kepada bapak-ibu perangkat daerah hingga admin, tolong lakukan kegiatan ini dengan penuh integritas, kejujuran dan tanggungjawab untuk membawa Siak yang lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, SKM bukan sekedar kewajiban administratif, melainkan instrumen evaluasi yang strategis dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama terkait teknis pelaksanaan survei serta komitmen untuk menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Selamat bekerja untuk tim survey kepuasan masyarakat, saya mohon kepada seluruh kepala OPD agar menambahkan motivasi ke internalnya masing-masing, tolong lakukan pekerjaan ini dengan jujur, integritas dan tanggungjawab,” pungkasnya.

Pos terkait