Bupati Hadiri Seminar Nasional Entrepreneur dan Launching Buku Bumi Merah Putih yang Terlupakan

REJANG LEBONG (BENGKULU), SUARAPANCASILA.ID – Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, S.E., M.A.P., bersamaSekretaris Daerah Iwan Sumantri, S.E., M.M., menghadiri Seminar Nasional Entrepreneursekaligus peluncuran buku Bumi Merah Putih yang Terlupakan yang digelar Minggu, 15 Februari2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur ProvinsiBengkulu. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT. BIMEX (Perseroda) dan dihadiri para bupatiserta sekretaris daerah dari berbagai wilayah.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Dr Herwantoni mewakili Gubernur BengkuluHelmi Hasan, S.E., menyerahkan buku secara simbolis kepada unsur Forkopimda, pimpinanBUMN, pelaku usaha, dan elemen masyarakat.

Bupati HM Fikri Thobari menegaskan bahwa seminar dan peluncuran buku ini tidak hanyamenjadi forum akademik dan kewirausahaan, tetapi juga sarana memperkuat semangatkebangsaan yang selaras dengan identitas Bengkulu sebagai Bumi Merah Putih.

Bacaan Lainnya

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena tidak hanya mendorong lahirnya wirausaha baru,tetapi juga menanamkan nilai sejarah dan nasionalisme kepada generasi muda. SemangatBengkulu Bumi Merah Putih harus terus hidup dalam setiap langkah pembangunan,” ujarBupati.

Sementara itu, Pj Sekda Provinsi Bengkulu Herwantoni menegaskan dukungan pemerintahprovinsi terhadap kegiatan yang mengintegrasikan literasi sejarah, penguatan ekonomi, danpembinaan karakter kebangsaan.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk memperkuat kapasitas sumberdaya manusia sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme berbasis sejarah daerah. Halini penting agar pembangunan berjalan dengan fondasi nilai kebangsaan yang kuat,” jelasnya.

Seminar nasional tersebut menjadi forum diskusi terbuka bagi peserta untuk bertukar gagasanmengenai pengembangan kewirausahaan, inovasi daerah, serta penguatan karakter masyarakatberbasis semangat nasionalisme. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terusdilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat daya saing daerah sekaligusmenanamkan kebanggaan terhadap identitas Bengkulu sebagai Bumi Merah Putih.

Pos terkait