Desa Kampung Baru Kembangkan Agro Pangan Terpadu Zero Waste, Bupati Fikri Beri Dukungan!

REJANG LEBONG (BENGKULU), SUARAPANCASILA.ID – Pemerintah Desa Kampung Baru, Kecamatan Selupu Rejang,terus berinovasi dalam mendorong kemandirian dan ketahanan pangan desa. Kepala Desa Kampung Baru, Rudi Ramadani, menginisiasi Program Agro Pangan Terpadu Zero Waste sebagai langkah strategis memanfaatkan lahan secara maksimal dan berkelanjutan.

Rudi Ramadani menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan lahan khusus yang akan dijadikan pusat kegiatan agro terpadu. Lahan tersebut dirancang sebagai laboratorium masyarakat yang mengintegrasikan sektor perikanan, pertanian, dan peternakan dalam satusistem terpadu.

“Konsepnya bukan sekadar bertani atau beternak biasa, tetapi berbasis sistem. Desa kita mulaimengikuti perkembangan zaman. Untuk pertanian nanti akan menggunakan sistem berbasis teknologi atau IoT, sehingga pengelolaan lebih efisien dan hasilnya maksimal,” ujar Rudi.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, program ini bertujuan memberikan edukasi langsung kepada masyarakattentang cara memanfaatkan lahan terbatas agar mampu menghasilkan produksi yang lebih banyak dalam waktu yang relatif singkat.

Saat ini, program yang sudah berjalan adalah peternakan ikan dengan metode bioflok. Kedepan, Pemerintah Desa Kampung Baru juga berencana mengembangkan peternakan kambing sebagai bagian dari konsep zero waste, di mana limbah satu sektor dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor lainnya.

“Harapannya, Agro Pangan Terpadu ini bisa membantu masyarakat meningkatkan pendapatan sekaligus menjadi contoh pengelolaan lahan modern di tingkat desa,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri Thobari mengapresiasi gagasan DesaKampung Baru.

Menurutnya, gagasan yang diinisiasi Kepala Desa Kampung Baru merupakan langkah majudalam membangun desa berbasis potensi lokal dan teknologi.

“Kami mengapresiasi ide luar biasa terkait Agro Pangan Terpadu yang diinisiasi oleh Kades Kampung Baru untuk membuat desa lebih maju,” ungkap Bupati.

Bupati Fikri menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan menindaklanjuti program tersebut dengan menggelar pembahasan teknis bersama Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pertanian, serta Bagian Ekonomi Setdakab Rejang Lebong agar implementasinya berjalanoptimal dan terukur.

Ia juga menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang saat ini fokus mendorong swasembada pangan nasional.

“Insya Allah, Pemkab Rejang Lebong akan membackup penuh ide ini agar benar-benar memberi dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyebutkan program Agro Pangan Terpadu ini berpotensi disinergikan dengan Pondok Pesantren Ulumul Quran Hidayatullah dan Panti Asuhan Anak Sholeh yang jugamemiliki kegiatan peternakan kambing. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pangan terpadu di Kabupaten Rejang Lebong.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, Program Agro Pangan Terpadu Zero Waste DesaKampung Baru diharapkan tidak hanya berkembang di tingkat desa, tetapi juga dan direplikasi secara lebih luas dan menjadi model percontohan ketahanan pangan berbasis desa di Kabupaten Rejang Lebong.

Pos terkait