Kabupaten Bojonegoro (Jatim) Suarapancasila.id– Polres Bojonegoro kembali menggelar ruang silaturahmi bersama insan media melalui Program Piramida, Berbuka Puasa. Namun, kali ini tak hanya bersama insan media tapi juga anak-anak yatim.
Dalam suasana hangat dan akrab, kegiatan tersebut dihadiri insan media dari berbagai media di Bojonegoro. Di Panti Asuhan Muhammadiyah, Jln. Basuki Rahmat, Kota Bojonegoro, insan media, jajaran kepolisian maupun anak-anak yatim duduk sejajar lesehan, Senin (2/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak panti asuhan dan insan media dalam kegiatan tersebut.
” Kami sampaikan terimakasih kepada pengurus panti maupun rekan-rekan insan media yang sudah berkenan hadir. Dan tempatnya kita gunakan berbagi asa, suka dan berbagi bahagia”,katanya.
Afrian berujar, orang yang bisa merajut silaturahmi itu umurnya dipanjangkan, tetapi diperpanjang harus memberikan kebermanfaatan yang luar biasa.
Masih kata Afrian, bahwa momentum berbagi kebahagiaan ini merupakan bentuk sinergi yang Insyaallah kita pertahankan terus ke depannya, antara Polri dan insan media, baik cetak, online dan elektronik.
Kapolres berharap sinergi menjaga kondusifitas di wilayah Bojonegoro terus terjalin antara insan media dan Polri. Semoga dalam mengemban tugas, kita bisa saling mengisi dan memberikan informasi terkait Kamtibmas.
Sementara itu, Ketua PWI Bojonegoro Sasmito Anggoro menekankan pentingnya wartawan untuk berbagi. Menurutnya, bahwa wartawan itu jangan hanya mencari berita semata tapi juga harus berbagi. Karena rezeki berasal datangnya dari Allah SWT, sehingga bagaimana beramal, berjuang dijalan Allah SWT.
” Rekan-rekan media apa saja dan siapa saja ini merupakan teguran dari Pak Kapolres bahwa kita jadi wartawan harus berbagi jangan pelit-pelit, terutama kepada yang berhak mendapatkannya, yaitu anak yatim”,ujarnya.
Sasmito berkata, terimakasih kepada Polres Bojonegoro yang selama ini telah memberikan celah waktu dan kesempatan untuk berbagi informasi kepada masyarakat.
Ia pun titip pesan kepada insan media agar lebih mengedepankan hati dan nurani serta berfikir jangka panjang dalam berkarya. Jadi menulis berita itu menggunakan hati dan nurani serta berfikir dampak jangka panjang”, tandasnya










