Fajar Adi Widiarso Tancap Gas Benahi Pariwisata, Ajak Pers Jadi Mitra Strategis

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Setelah resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Brebes, Fajar Adi Widiarso langsung bergerak cepat menyiapkan agenda pembenahan sektor pariwisata. Ia menegaskan tidak ingin pengembangan pariwisata Brebes berjalan stagnan, melainkan harus mengalami transformasi menyeluruh dengan fokus pada penguatan promosi digital dan penataan data pariwisata yang selama ini belum terintegrasi optimal.

Langkah awal yang disiapkan adalah penyusunan Kalender Event Bulanan yang informatif dan menarik. Program ini diharapkan menjadi panduan wisatawan sekaligus alat promosi terstruktur agar aktivitas pariwisata berlangsung sepanjang tahun. Selain itu, Fajar menekankan pentingnya pembenahan basis data pariwisata. Integrasi data dinilai krusial agar pemerintah daerah memiliki pijakan kuat dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti. “Intinya yang pertama kami ingin sukseskan adalah program bupati dalam tagline Brebes Beres, di mana di dalamnya ada program ekonomi tangguh. Artinya, kami ingin memberdayakan masyarakat di sektor pariwisata melalui ekonomi kreatif,” kata Fajar, Senin (9/2/2026).

Dinbudpar Brebes menyiapkan tiga program utama sebagai motor penggerak, yakni Kalender Event Bulanan, penguatan promosi digital, dan integrasi data pariwisata. Dengan strategi ini, Fajar menargetkan pariwisata Brebes tidak hanya menjadi sektor hiburan, tetapi juga motor penggerak ekonomi kreatif masyarakat lokal. Ia berharap masyarakat bisa terlibat aktif, mulai dari pelaku UMKM, komunitas seni, hingga pengelola destinasi wisata.

Bacaan Lainnya

Momentum Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 turut dimaknai Fajar sebagai kesempatan memperkuat sinergi dengan media. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus harapan kepada insan pers, khususnya wartawan di Kabupaten Brebes, agar terus berkontribusi aktif dalam memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan. Dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Fajar menilai pers memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi positif, membangun citra daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Selamat Hari Pers Nasional. Kami berharap insan pers di Kabupaten Brebes dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam mempromosikan potensi pariwisata dan kebudayaan Brebes kepada masyarakat luas,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Menurut Fajar, Brebes memiliki kekayaan budaya dan destinasi wisata yang beragam, mulai dari situs sejarah dan purbakala, tradisi budaya lokal, hingga wisata alam yang tersebar di wilayah selatan, tengah, dan utara. Potensi tersebut perlu dikemas dan disampaikan secara masif melalui pemberitaan yang edukatif, informatif, dan berimbang. “Peran wartawan sangat penting dalam mengenalkan potensi daerah. Melalui pemberitaan yang konstruktif dan faktual, pariwisata Brebes bisa semakin dikenal, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional,” jelasnya.

Fajar menambahkan, kemajuan sektor pariwisata tidak hanya berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap penguatan ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM, seniman, budayawan, hingga masyarakat desa wisata akan merasakan manfaat ketika informasi tentang wilayah Kabupaten Brebes tersampaikan dengan baik. “Ketika pariwisata tumbuh, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Inilah mengapa pers yang sehat sangat dibutuhkan untuk mendukung ekonomi yang berdaulat dan bangsa yang kuat,” tegasnya.

Dinbudpar Brebes, lanjut Fajar, sangat mendukung peran serta awak media yang telah mempublikasikan kegiatan kebudayaan, promosi event pariwisata, maupun narasi positif tentang pelestarian budaya lokal. Ia menegaskan pihaknya membuka ruang kolaborasi dengan insan pers, termasuk menerima kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi agar program kebudayaan dan pariwisata semakin tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar juga mengajak wartawan untuk ikut menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal melalui pemberitaan yang mengedukasi generasi muda. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menanamkan kebanggaan terhadap identitas budaya daerah. “Pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga agen edukasi dan perubahan sosial. Kami berharap pers di Brebes terus berperan aktif dalam menjaga marwah budaya daerah,” pungkasnya.

Peringatan HPN setiap tahunnya menjadi refleksi penting atas peran pers sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah maupun nasional. Di Brebes, momentum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan media demi kemajuan pariwisata serta kebudayaan daerah.

Pos terkait