Fraksi Partai Golkar Bojonegoro Desak Pemerintah Lakukan Percepatan Perbaikan Jalan Babat- Bojonegoro

KABUPATEN BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Di tengah kondisi Jalan Raya Nasional Babat-Bojonegoro yang mengalami kerusakan signifikan, berupa lubang, retakan dan ambles, suara Partai Golkar Bojonegoro bergema dari Rumah Aspirasi Rakyat DPD Partai Golkar Bojonegoro, Minggu (25/1/2026).

Dalam pernyataannya Fraksi Partai Golkar DPRD Bojonegoro menyuarakan bahwa kondisi jalan tersebut diatas menimbulkan resiko keselamatan tinggi bagi masyarakat.

Pasalnya, menurut Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bojonegoro Anis Mustofa menyebutkan, bahwa data kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025 hingga awal Januari tahun 2026, tercatat 184 korban meninggal dunia, puluhan luka berat dan ratusan luka ringan sebagian besar terjadi di jalur Babat-Bojonegoro.

Bacaan Lainnya

” Kerusakan jalan juga menghambat mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan aktivitas ekonomi lokal, sehingga menimbulkan dampak sosial-ekonomi serius”, ujarnya.

Anis menyebut, perbaikan jalan nasional menjadi kewajiban kementerian PUPR, sesuai UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan dan Permen PUPR No. 05/PRT/M/2015, tentang Standart Perencanaan Jalan.

Untuk itu pihaknya mendesak, agar segera dilakukan percepatan perbaikan dan pemeliharaan, rehabilitasi menyeluruh agar jalan memenuhi standart keselamatan dan kelayakan.

Kemudian, transparansi dan akuntabilitas, yang meliputi publikasi rencana kerja, alokasi anggaran dan jadwal pelaksanaan perbaikan.

Tak hanya itu, koordinasi terpadu, melalui sinergi BBPJN, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, serta monitoring maupun evaluasi lewat mekanisme pemantauan independen untuk menilai kualitas perbaikan dan mitigasi resiko kecelakaan.

Selain itu, Fraksi Partai Golkar mengingatkan, bahwa keterlambatan perbaikan berpotensi menimbulkan korban lebih lanjut dan dampak negatif pada pembangunan regional.

Oleh karena itu, perhatian dan tindakan nyata dari Kementerian PUPR sangat diharapkan demi keselamatan, kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat”,pungkas Anis.

Pos terkait