Gema Pajak Brebes Diluncurkan, PAD Diperkuat untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Brebes resmi meluncurkan Gerakan Masyarakat Taat Pajak (Gema Pajak) Brebes sebagai upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Peluncuran Gema Pajak dirangkaikan dengan kegiatan Rabu Beres dan penganugerahan apresiasi kepada wajib pajak daerah periode Februari–Juni 2026 di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Senin (29/6/2026).

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengatakan gerakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membangun kemandirian fiskal sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Menurut Paramitha, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan publik yang lebih berkualitas.

“Inilah wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Dari layanan dasar, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur dan digitalisasi pelayanan, semuanya harus bergerak selaras, cepat, dan tepat sasaran. Kita ingin setiap program benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat,” kata Paramitha.

Ia menegaskan, memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mempercepat pelaksanaan program tanpa mengabaikan kualitas. Koordinasi antarlembaga dan pengendalian pelaksanaan program, lanjutnya, menjadi kunci agar target pembangunan dapat tercapai.

Paramitha juga mengingatkan bahwa pajak daerah merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan di Kabupaten Brebes.

“Dari pajak, kita membangun jalan, memperbaiki layanan kesehatan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bentuk partisipasi membangun daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Brebes memberikan penghargaan kepada desa dan kelurahan yang melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebelum jatuh tempo. Apresiasi juga diberikan kepada wajib pajak yang patuh, pelaku usaha yang konsisten menggunakan sistem tapping box, serta para notaris yang dinilai berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerah.

“Mari kita kuatkan kolaborasi lintas sektor dan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang transparan dan akuntabel. Kesadaran membayar pajak adalah bagian dari tanggung jawab bersama,” tutur Paramitha.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Brebes, Anna Dwi Rahayuning Rizky, menjelaskan bahwa Rabu Beres merupakan forum evaluasi rutin pelaksanaan pembangunan daerah sesuai RPJMD.

Melalui forum tersebut, pemerintah memantau realisasi fisik dan keuangan program, mengevaluasi capaian sembilan program unggulan daerah, mengidentifikasi hambatan, serta menyusun langkah percepatan pelaksanaan pembangunan.

“Melalui forum ini, evaluasi dilakukan secara terstruktur berdasarkan bidang koordinasi masing-masing asisten sehingga permasalahan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui koordinasi lintas perangkat daerah,” jelas Anna.

Menurut Anna, peluncuran Gema Pajak menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. Semakin tinggi kepatuhan wajib pajak, semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bapenda, lanjutnya, juga terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pengembangan Sistem Pengelolaan Pajak Daerah (SIPAKDE).

Sistem tersebut memungkinkan pelayanan perpajakan berlangsung lebih cepat, akurat, mudah diakses, dan terdokumentasi secara elektronik. Selain memudahkan wajib pajak, SIPAKDE juga mendukung pemerintah dalam melakukan pemantauan kepatuhan, analisis potensi penerimaan, serta pengambilan kebijakan berbasis data.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Deklarasi Komitmen Bersama Gema Pajak Brebes, pengukuhan kader pajak, penyerahan penghargaan kepada desa pelunas PBB-P2 tercepat, serta apresiasi kepada pelaku usaha, BUMN, BUMD, dan notaris yang mendukung digitalisasi sistem perpajakan daerah.

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta tersebut menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Muhammad Indra Muda Nasution, sebagai narasumber.

Turut hadir Wakil Bupati Brebes Wurja, Plh Sekretaris Daerah Brebes Tahroni, jajaran kepala perangkat daerah, para camat, perwakilan pemerintah desa, unsur Samsat, PT Jasa Raharja, Bank Jateng, pelaku usaha, BUMN, BUMD, serta para notaris.

suarapancasilaid'

Pos terkait