Pelaihari(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID — Di tengah tekanan harga kebutuhan pokok yang masih dirasakan masyarakat, Partai Golkar Tanah Laut memilih turun langsung ke halaman rumahnya sendiri. Senin, 22 Desember 2025, halaman Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Tanah Laut di Jalan A. Yani No. 2, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, berubah menjadi ruang temu antara partai politik dan denyut kebutuhan rakyat.
Melalui kegiatan Pasar Murah, Partai Golkar tidak sekadar merayakan usia ke-61 tahun, tetapi juga menegaskan kembali posisinya: berada di tengah masyarakat, bukan sekadar hadir saat momentum politik.
Ketua DPD Partai Golkar Tanah Laut, H. Agus Prasetya B, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-61 Partai Golkar. Namun lebih dari itu, kegiatan ini menjadi cermin komitmen jangka panjang.
“Kegiatan ini dalam rangka HUT 61 Partai Golkar. Golkar ingin selalu berada di tengah-tengah masyarakat Tanah Laut, salah satunya dengan adanya kegiatan pasar murah ini. Ke depan setiap tahun akan terus diadakan pasar murah ini,” ujar H. Agus Prasetya B.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah bekerja menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan.
Kegiatan Pasar Murah ini secara resmi dibuka langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Tanah Laut. Dengan penuh khidmat, ia menyatakan pembukaan kegiatan tersebut.
“Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim, kegiatan pasar murah ini kita buka.”
Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak pagi hari. Ratusan warga, kader, dan simpatisan Partai Golkar memadati lokasi kegiatan. Pasar murah ini menyediakan 700 paket sembako yang dapat ditebus dengan harga jauh di bawah nilai pasar.
Ketua Pelaksana Kegiatan Pasar Murah, H. Mukhtarraden, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan hari ulang tahun Partai Golkar ke-61.
“Kegiatan ini dalam rangka mengisi rangkaian hari ulang tahun Partai Golkar ke-61,” ujarnya saat diwawancarai.
Ia merinci, satu paket sembako yang disediakan memiliki nilai pasar sekitar Rp.105.000, namun dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp.50.000. Paket tersebut berisi beras, minyak goreng, teh, dan gula.
“Paket yang ditebus murah berjumlah 700 paket, dikhususkan untuk kader dan simpatisan Golkar dan masyarakat umum sebagian karena antusias yang luar biasa,” jelasnya.
Tak berhenti pada satu momentum perayaan, H. Mukhtarraden juga menyampaikan bahwa kegiatan serupa berpotensi menjadi agenda rutin ke depan.
“Ke depan jika memungkinkan akan kita rancang kegiatan seperti ini tidak hanya dalam rangka memperingati hari ulang tahun Partai Golkar tapi rutin.”
Bahkan, gagasan untuk memperluas jangkauan kegiatan ini hingga ke tingkat kecamatan dan daerah pemilihan mulai mengemuka.
“Jika memungkinkan ada beberapa usulan dari pimpinan kecamatan untuk mengadakan kegiatan ini di kecamatan, atau paling tidak di dapil-dapil di Kabupaten Tanah Laut,” tambahnya.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, pasar murah ini menjadi simbol kepedulian Partai Golkar terhadap masyarakat sekitar—sebuah pesan bahwa politik tidak selalu harus hadir dalam baliho dan pidato, tetapi juga dalam beras, minyak goreng, dan kebutuhan dapur yang nyata dirasakan rakyat.
Di usia ke-61, Golkar Tanah Laut seakan ingin menegaskan satu hal: kedekatan dengan masyarakat bukan slogan, melainkan kerja yang bisa diukur dan dirasakan langsung.(suarapancasila.id-hayat)










