Golkar Tala Hadir di Tengah Duka, Ulurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lianganggang

TANAH LAUT(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID – Di tengah puing dan sisa arang yang masih menyisakan bau hangus, kepedulian datang mengetuk. Sehari setelah kebakaran melanda RT 2 Dusun 1 Desa Lianganggang, Kecamatan Batibati, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tanah Laut turun langsung memberikan bantuan kepada para korban.

Kebakaran yang terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 09.45 Wita itu berlangsung begitu cepat. Dalam hitungan waktu singkat, tiga rumah milik Inur, Sukri, dan Khairudin tak lagi menyisakan bentuk. Musibah tersebut meninggalkan luka mendalam bagi para korban yang harus kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

Rabu, 18 Februari 2026, DPD Partai Golkar Kabupaten Tanah Laut kembali hadir menunjukkan solidaritasnya. Rombongan dipimpin oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Tanah Laut, H. Mukhtarraden, bersama Bendahara DPD Golkar Tanah Laut, Hj. Marni, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut.

Bacaan Lainnya

Kedatangan para pengurus partai berlambang pohon beringin itu disambut langsung oleh Kepala Desa Lianganggang, Sukiman. Bantuan yang diserahkan menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan moril bagi warga yang tengah tertimpa musibah.

” Terimakasih atas bantuan nya, ini sangat berarti bagi korban, ” ucap Sukiman.

Tak sekadar menyerahkan bantuan, jajaran pengurus DPD Golkar juga menyampaikan empati dan harapan agar para korban diberi ketabahan. H. Kamarudin, salah satu pengurus DPD Golkar yang turut mendampingi rombongan, menyampaikan pesan sekaligus informasi terkait pimpinan partai.

” Hari ini Ketua Dpd Gokar Tala tidak bisa berhadir, oleh karena beliau sekarang dalam keadaan sakit ” ujar Pak Kamarudin.

Ia pun menutup dengan doa dan harapan dari ketua DPD Partai Golkar Tala bagi para korban yang sedang menghadapi cobaan berat.

” Semoga dengan ini para korban dapat menerima dengan ikhlas dan tentunya bersabar ” tutup Kamarudin.

Kehadiran DPD Partai Golkar Kabupaten Tanah Laut di lokasi kebakaran menjadi penegas bahwa solidaritas sosial tak berhenti pada simpati. Di tengah duka yang menyelimuti Lianganggang, uluran tangan menjadi bukti bahwa harapan tetap ada—meski api telah melalap segalanya.(suarapancasila.id-hayat)

Pos terkait