Golkar Tanah Laut Salurkan Bantuan untuk Damiah, H. Agus Prasetya Berencana Ajak Umrah

RANGGANG(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID — Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Damiah (68), warga Desa Ranggang, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut (Tala), menyisakan duka sekaligus perjuangan untuk kembali menata kehidupan. Di tengah cobaan tersebut, kepedulian dan dukungan dari sesama menjadi harapan bagi perempuan lanjut usia itu untuk bangkit.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, DPD Partai Golkar Kabupaten Tanah Laut menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Damiah, Minggu (18/10/2026). Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Tanah Laut, H. Agus Prasetya B.

Kehadiran jajaran Golkar Tanah Laut tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga menyampaikan dukungan moral kepada Damiah yang harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan tempat tinggalnya.

Bacaan Lainnya

Musibah tersebut terjadi pada Rabu (14/10/2026). Rumah kayu yang selama ini ditempati Damiah seorang diri dilalap api hingga semua bangunan rumahnya hangus terbakar.

Berawal dari Aktivitas di Rumah

Damiah menceritakan, sebelum kebakaran terjadi, dirinya telah menyelesaikan sejumlah aktivitas di rumah. Setelah menunaikan salat dan memasak, ia sempat meninggalkan rumah untuk mengurus kebutuhan pakan ayam peliharaannya.

Ia mengingat kembali bagaimana peristiwa tersebut berlangsung begitu cepat. Saat itu, ia tidak menyangka aktivitas sehari-hari yang dilakukannya akan berujung pada musibah besar.

“Setelah selesai salat, kemudian memasak. Lalu saya tinggal sebentar untuk memberikan pakan ayam. Setelah itu, saya mau membeli singkong untuk dibuat pakan ayam atau sulada. Beberapa saat kemudian, ada cucu yang memberitahu bahwa rumah saya terbakar,” tutur Damiah mengenang kejadian tersebut.

Menurut Damiah, kobaran api dengan cepat membesar hingga melahap bangunan rumahnya. Kondisi rumah yang didominasi material kayu, ditambah embusan angin kencang, membuat api sulit dikendalikan.

“Api semakin membesar karena angin sangat kencang dan rumah saya terbuat dari kayu. Dalam waktu singkat, api melalap habis rumah saya. Saat itu, saya sedang sendirian di rumah,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut membuat Damiah kehilangan tempat tinggal dan harus menghadapi situasi sulit setelah kebakaran. Kondisi itu menjadi pengingat bahwa musibah dapat menimpa siapa saja dan bahwa kepedulian masyarakat sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang memulihkan kehidupan.

H. Agus Prasetya Sampaikan Kepedulian, Muncul Rencana Mengajak Umrah

Di tengah suasana haru saat penyaluran bantuan, H. Agus Prasetya menyampaikan sebuah rencana yang tidak disangka-sangka oleh Damiah maupun orang-orang yang hadir. Secara pribadi ia berencana mengajak Damiah menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.

“Nanti pas umrah, pian kita ajak, Bu,” ungkap H. Agus kepada Damiah.

Ucapan tersebut sontak menghadirkan suasana haru. Damiah yang sebelumnya menghadapi cobaan akibat kehilangan rumah, tampak terharu mendengar niat baik tersebut. Rencana itu menjadi kejutan tersendiri di tengah kunjungan kemanusiaan yang dilakukan Golkar Tanah Laut.

Damiah menyambut perhatian tersebut dengan rasa syukur dan terima kasih. Di tengah kesulitan yang sedang dihadapinya, perhatian dan dukungan yang diberikan menjadi penguat moral untuk menjalani hari-hari berikutnya.

Kepedulian Harus Diwujudkan dalam Tindakan

Penyaluran bantuan kepada Damiah menjadi salah satu bentuk kepedulian DPD Partai Golkar Tanah Laut terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Bagi keluarga besar Golkar Tanah Laut, semangat kemanusiaan tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata. Kepedulian perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban Damiah sekaligus memberikan semangat agar ia tetap kuat menghadapi keadaan setelah kehilangan tempat tinggal.

Musibah yang dialami Damiah juga menunjukkan pentingnya semangat gotong royong. Di saat seseorang kehilangan banyak hal dalam waktu singkat, kehadiran orang-orang yang peduli dapat memberikan kekuatan untuk kembali melangkah.

Kepedulian tidak selalu diukur dari besarnya bantuan, tetapi juga dari ketulusan untuk hadir, mendengarkan, dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.

Bagi Damiah, perhatian yang diterimanya pada Minggu itu menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk melewati masa sulit setelah kebakaran.

Sementara itu, kehadiran Golkar Tanah Laut membawa pesan bahwa solidaritas sosial perlu terus dijaga agar masyarakat yang tertimpa musibah tidak merasa menghadapi cobaan seorang diri.

Golkar Tanah Laut hadir membawa kepedulian dan kemanusiaan. Melalui bantuan yang disalurkan kepada Damiah, semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh dan menjadi penguat bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Di balik rumah yang hangus terbakar, masih ada harapan untuk bangkit. Dan di tengah musibah, kepedulian sesama menjadi pengingat bahwa kemanusiaan selalu memiliki tempat untuk tumbuh.(suarapancasila.id-hayat)

suarapancasilaid'

Pos terkait