KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Momentum bulan suci Ramadhan tidak sekadar dimaknai sebagai ritual ibadah personal, namun juga menjadi katalisator penguatan struktur sosial dan politik. Hal ini tercermin dalam agenda penutupan safari Ramadhan dan pembagian bingkisan lebaran yang digelar oleh DPD Partai Golkar Kota Malang di bawah tajuk filosofis “Mempererat Rasa Persatuan Untuk Memperkuat Tujuan,” Minggu (15/03/2026).
Bertempat di Kantor DPD Golkar Kota Malang, Jl. Panglima Sudirman No. 91, suasana khidmat menyelimuti ratusan kader yang hadir dengan dresscode nuansa putih—simbol kesucian dan keseragaman visi. Acara yang diawali dengan buka puasa bersama ini menjadi titik kulminasi dari rangkaian panjang konsolidasi partai di berbagai tingkatan.
Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menegaskan bahwa Safari Ramadhan merupakan instrumen “silaturahmi politik” yang menjangkau akar rumput, mulai dari level kelurahan, kecamatan, hingga para sesepuh dan organisasi kemasyarakatan (ormas).
”Hari ini kami menutup rangkaian Safari Ramadhan yang telah melibatkan seluruh elemen partai. Alhamdulillah, sekitar 200 kader hadir dengan semangat yang sama. Fokus kami adalah bagaimana konsolidasi ini berjalan linier dengan tema besar kami: mempererat silaturahmi untuk memperkuat tujuan kolektif,” ujar Rich Djoe sapaan akrab Djoko Prihatin di sela acara.
Pasca-Ramadhan, Golkar Kota Malang dipastikan tidak akan menurunkan tensi mesin partainya. Rich Djoe mengisyaratkan adanya percepatan gerak atau strategi “gaspol” melalui fase-fase pemenangan yang terukur di tahun 2026.
”Kami langsung bekerja sesuai fase kemenangan. Ada rangkaian Musjam (Musyawarah Jaring Massa), retreat, hingga modernisasi dan konsolidasi organisasi secara menyeluruh. Target kami jelas, dari 6 kursi yang ada saat ini, kami optimis memproyeksikan perolehan 10 kursi pada 2029 mendatang,” tegasnya dengan nada optimis.

Menariknya, agenda ini juga menjadi momentum perkenalan kader baru yang memiliki rekam jejak signifikan di panggung politik nasional. Yosi Hermanto, mantan Caleg DPR RI dari partai lain, secara resmi menyatakan “berlabuh” ke pohon beringin Kota Malang.
Bergabungnya Yosi dipandang sebagai penguatan aspek intelektual dan praktis bagi DPD Golkar. Ia mengungkapkan bahwa keputusannya didasari oleh observasi terhadap gaya kepemimpinan Djoko Prihatin yang dianggap merepresentasikan kepemimpinan transformatif.

”Saya melihat sosok Ketua DPD Golkar Malang sangat bijaksana, mengayomi, namun tetap energik dalam membangun Kota Malang. Beliau sangat aktif di dewan, dan itu menginspirasi saya untuk berinisiasi bergabung,” ungkap Yosi.
Meski memiliki pengalaman di level nasional, Yosi menunjukkan sikap rendah hati (tawadhu) dalam berorganisasi. “Saya masih perlu banyak belajar dari senior-senior di Golkar. Saya berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berkontribusi bagi partai ini,” tambahnya.

Langkah DPD Golkar Kota Malang ini menunjukkan sebuah upaya memadukan tradisi keagamaan dengan manajemen organisasi modern. Secara akademis, pendekatan “Safari Ramadhan” merupakan bentuk pemanfaatan modal sosial (social capital) untuk membangun kepercayaan konstituen. Dengan target peningkatan kursi yang signifikan, modernisasi organisasi menjadi syarat mutlak agar partai tetap relevan dalam kontestasi politik yang semakin dinamis di masa depan.
Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W










