Kabupaten Bojonegoro (Jatim) – Suarapancasila.id – Seperti tahun-tahun sebelumnya, haul pendiri Pondok Pesantren Al-Rosyid KH Masyhur dilaksanakan di lapangan utama Pondok Pesantren Al-Rosyid, di Kendal Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (6/1/2026).
Haul ke-53 KH. Masyhur menurut Pimpinan Pondok Pesantren Al-Rosyid KH. Alamul Huda Masyhur mengatakan, bahwa haul KH. Masyhur dilaksanakan rutin setiap tahun. Ia menjelaskan, bahwa sebelumnya telah dilaksanakan tahlil dan doa bersama di makam oleh seluruh santri.
Pesan Almaghfurlah KH. Masyhur, kata Gus Huda, salah satunya adalah jamaah itu utama. Selain itu, santri itu harus Istiqomah, yakni Istiqomah dalam ibadah dan belajar. Dua hal ini yang ditekan oleh Almaghfurlah KH. Masyhur”, katanya usai acara.
Pria yang juga Ketua MUI Bojonegoro ini mengatakan bahwa, dengan momen haul ini hal-hal yang baik dari beliau harus bisa dicontoh oleh para generasi santri. Dia pun mengingatkan, agar alumni kembali kepada jiwa pondok sehingga silaturrahim terjaga dengan baik dan saling mendoakan untuk kepentingan bangsa, agama maupun pondok.
Ketua Ikatan Alumni Al-Rosyid (IKASA) HR. Ghozali menyampaikan, rasa terima kasih dan apresiasi kepada para alumni atas kerjasama dalam mensukseskan agenda haul tahun ini.
” Alhamdulillah, semua alumni kompak dan terima kasih pula atas kerjasamanya yang baik sehingga acara dapat berjalan dengan sukses. Ke depan semoga pelaksanaan haul bisa semakin baik lagi”,ujarnya dalam sambutan.
Muzayin, salah satu alumni Pondok Pesantren Al-Rosyid asal Randublatung Blora Jawa Tengah, bukan tanpa alasan ia mengikuti haul ke-53 KH Masyhur di Pondok Pesantren Al-Rosyid, melainkan untuk memperkuat kembali silaturahmi antar alumni dan kiai agar sama-sama bersatu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.
” Mudah-mudahan Pondok Pesantren Al-Rosyid jaya selamanya. Dan pesantren betul-betul menjadi tulang punggung untuk menegakan amal baik serta tetap mengumandangkan sholawat”, katanya.










