Jembatan Sitanggal Brebes Amblas 30 Cm, Warga Desak Gubernur Jateng Turun Tangan

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Kondisi Jembatan Sitanggal di ruas Jatibarang–Ketanggungan semakin memprihatinkan. Dalam sebulan terakhir, permukaan jembatan amblas hingga 30 sentimeter.

Situasi ini membuat masyarakat khawatir, karena jalur yang selama ini menjadi alternatif bagi kendaraan ketika arus lalu lintas di jalur nasional Pantura padat, terutama menjelang musim mudik, seharusnya memudahkan perjalanan justru berubah menjadi ancaman keselamatan.

Sejumlah warga Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera menangani kerusakan Jembatan Sitanggal. Aspirasi masyarakat jelas, yaitu mereka menuntut solusi permanen agar perjalanan bisa kembali aman dan lancar.

Bacaan Lainnya

Warga setempat, Untung Sudrajat (70), mengatakan kerusakan jembatan bukan kali pertama terjadi. Katanya, perbaikan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara sehingga tidak menyelesaikan masalah secara menyeluruh. Ia menilai penanganan yang dilakukan selama ini hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar masalah. Mereka menyoroti pola tambal sulam yang dianggap tidak efektif.

“Pola penanganan yang dilakukan oleh dinas terkait selama ini hanya perbaikan sementara (nambal) setiap kali ada kerusakan. Namun, tindakan tersebut justru membuat kondisi jembatan semakin parah, karena penambalan yang tidak menyeluruh tidak mampu menangani akar permasalahan kerusakan,” ujar Untung Sudrajat (70) kepada wartawan.

Ia menambahkan, jika pola penanganan seperti ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin struktur dasar jembatan akan rusak dan menimbulkan risiko lebih besar.

Aspirasi serupa disampaikan Pandu, salah satu konten kreator lokal. Ia menegaskan bahwa kondisi jembatan sudah sangat membahayakan pengguna jalan.

“Saya mewakili warga Sitanggal, mau menyampaikan aspirasi tentang Jembatan Sitanggal, bahwasanya Jembatan Sitanggal sudah tidak layak dilewati dan sudah memakan korban, harap tanggapannya,” dalam keterangan tertulisnya yang diterima Suarapancasila.id, Minggu, (8/3/2026).

Ia menambahkan, sejumlah warga mendesak Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan tersebut secara menyeluruh. Ia menilai keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, terlebih menjelang arus mudik Lebaran yang diperkirakan meningkatkan volume kendaraan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. “Kita sudah sampaikan baik lisan dan tertulis dengan surat ke Dinas PU Provinsi untuk segera melaksanakan penanganan jembatan tersebut,” kata Dani Asmoro.

Pernyataan ini memperlihatkan bahwa bola kini berada di tangan pemerintah provinsi, khususnya gubernur, untuk segera mengambil langkah konkret. Namun, sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah maupun Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal terkait kerusakan Jembatan Sitanggal.

Diamnya otoritas memperkuat kesan abai terhadap keselamatan publik.

Pos terkait