Tanah Laut(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID – Pelaihari kembali menjadi ruang perjumpaan antara semangat religius dan denyut ekonomi kerakyatan. Di hari ketiga Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu, 21 Februari 2026, halaman kegiatan Ramadhan Expo dipadati masyarakat yang datang dengan harapan dan antusiasme. Suasana khidmat terasa sejak awal acara, menandai pembukaan resmi yang bukan sekadar seremoni, melainkan perayaan kebersamaan di bulan suci.
Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, H. Khairil Anwar, hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menunjukkan dukungan lembaga legislatif terhadap penguatan ekonomi lokal dan aktivitas sosial-keagamaan masyarakat. Kehadiran pimpinan DPRD menjadi simbol bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan parlemen daerah terus dijaga dalam setiap momentum strategis, termasuk dalam menyambut Ramadan.
Pembukaan Ramadhan Expo secara resmi dilakukan oleh Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, didampingi Wakil Bupati, Muhammad Zazuli. Kehadiran keduanya mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang ekonomi yang inklusif sekaligus bernuansa religius bagi masyarakat Tanah Laut.
Ramadhan Expo tahun ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Ia diproyeksikan sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga, membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk berkembang, serta menjadi panggung bagi kreativitas lokal yang tumbuh dari akar masyarakat sendiri. Di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak, momentum seperti ini menjadi penting untuk menjaga optimisme dan keberlanjutan usaha rakyat.
Deretan stan UMKM yang tertata rapi menjadi bukti nyata geliat ekonomi lokal. Produk kuliner khas Ramadan, hingga aneka kebutuhan harian tersaji, memperlihatkan bahwa semangat berusaha tidak pernah surut meski tantangan silih berganti. Ramadhan Expo menghadirkan ruang promosi yang strategis, sekaligus menjadi jembatan antara produsen dan konsumen dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Lebih jauh, kegiatan ini juga menghidupkan nilai-nilai religius yang menjadi ruh Ramadan. Kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi terasa menyatu dalam rangkaian acara. Pemerintah daerah bersama DPRD memaknai kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun Tanah Laut yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kokoh dalam nilai sosial dan spiritual.
Dengan dibukanya Ramadhan Expo, harapan besar pun disematkan pada perputaran ekonomi masyarakat selama bulan suci. Pelaihari tidak hanya menjadi pusat kegiatan, tetapi juga simbol bahwa Ramadan adalah momentum untuk bertumbuh bersama—dalam iman, dalam persaudaraan, dan dalam kesejahteraan.(suarapancasila.id-foto:ist)










