Ketua Sapma Pemuda Pancasila Pangandaran Sampaikan Mosi Tidak Percaya Terhadap Kepemimpinan Ketua KNPI

 

Pangandaran (Jabar) Suarapancasila.id – Suasana organisasi kepemudaan di Kabupaten Pangandaran memanas. Ketua Satuan Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran, menyatakan sikap tegas dengan melayangkan mosi tidak percaya secara resmi terhadap Ketua KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kabupaten Pangandaran . Pernyataan ini disampaikan langsung di sekretariat MPC Pemuda Pancasila Pangandaran. Minggu (30/8/2026)

Rizky Fazri Gunawan. S H, Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Pangandaran menegaskan bahwa sikap ini bukan tanpa alasan, melainkan berangkat dari berbagai temuan serta ketidakpuasan terhadap kinerja, arah kebijakan, dan pelanggaran prinsip organisasi yang dinilai merugikan wadah persatuan pemuda di Pangandaran.

Bacaan Lainnya

“KNPI adalah wadah persatuan yang federatif dan mandiri, bukan milik pribadi atau kelompok tertentu . Namun dalam kenyataannya kepemimpinan saat ini dianggap telah kehilangan amanah dan kepercayaan dari elemen-elemen anggotanya, jika permasalahan pribadi ketua KNPI sudah sampai mencoreng nama baik Organisasi maka saya menegaskan yang bersangkutan untuk mundur”. tegasnya

Secara garis besar alasan yang melatarbelakangi mosi tidak percaya ini mencakup:

– Lemahnya konsolidasi organisasi dan kurangnya komunikasi terbuka dengan OKP dan anggota;

– Hilangnya kepercayaan publik dan internal atas transparansi pengelolaan program serta mandat organisasi;

– Kebijakan sepihak yang dinilai tidak mencerminkan aspirasi musyawarah perwakilan pemuda.

– ⁠Tidak adanya keselarasan antara Ketua KNPI dengan pemerintah Daerah yang berimbas pada organisasi.

Sapma Pemuda Pancasila, sebagai salah satu komponen pemuda yang kuat dan berprinsip Pancasila meminta agar pimpinan yang bersangkutan segera merespons atau memberikan pertanggungjawaban penuh, atau diserahkan mekanisme organisasi sesuai aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (ADART) KNPI.

Pihaknya berharap konflik ini diselesaikan melalui jalur demokrasi yang rapi dan berkeadilan demi menjaga kehormatan nama besar persatuan pemuda, tetap berpegang teguh pada asas Pancasila dan kemandirian organisasi .

Perkembangan sikap ini akan terus dipantau dan diharapkan mendapat tanggapan dari pihak pengurus KNPI maupun elemen pemuda lainnya di Pangandaran.

suarapancasilaid'

Pos terkait