Ketua KPUD Bojonegoro Robby Adi Prawira
KAB BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bojonegoro, didampingi Bawaslu Bojonegoro mengunjungi sejumlah partai politik peserta pemilu 2024 di Bojonegoro, Selasa (15/7/2025).
Ketua KPU Bojonegoro Robby Adi Prawira menyampaikan beberapa hal terkait pemutakhiran data 18 partai politik (Parpol) pasca Pemilu Tahun 2024 tahun lalu. Seperti kepengurusan partai politik (Parpol), NIK dan lain-lain yang dimungkinkan ada perubahan.
Bila pun ada partai politik baru di Bojonegoro, menurut Robby, pihaknya juga akan memberikan sosialisasi terkait pemutakhiran data partai politik. Ia menegaskan, semua merupakan tanggung jawab KPUD Bojonegoro memberikan sosialisasi.
“Agar nanti mendekati hari H pemilu tidak mendadak, partai politik banyak pekerjaan, maka kita melakukan pemutakhiran secara berkelanjutan”, imbuhnya.
Menurut Robby, memang kita mulai dari PPP, habis itu kita akan ke Partai Golkar. Jadi kita memang sudah memberikan surat undangan kepada Partai Politik, terkait dengan keberadaan kita mensosialisasikan pemutakhiran kepengurusan Partai Partai Politik”,ungkapnya.
Ketua DPC PPP Bojonegoro Sunaryo Abuma’in mengungkapkan apresiasi atas kunjungan dan pencerahan KPUD Bojonegoro terkait pemutakhiran data partai politik.
Terima kasih kepada KPUD Bojonegoro beserta rombongan atas kunjungannya untuk memberikan penjelasan dan pencerahannya kaitannya dengan persiapan pemilu yang akan datang”, katanya.
Selain itu, kalau pemutakhiran data di PPP Bojonegoro, ada yang mundur karena ikut mencalonkan perangkat, ada yang masuk P3K, otomatis tidak boleh merangkap sebagai anggota partai politik, itu sudah kita respon, kita kasih surat resmi, ngak ada masalah”, ungkapnya.
Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Mitro’atin mengatakan bahwa, kunjungan ini merupakan bentuk sinergitas antara penyelengara pemilu dan peserta pemilu. Ia menyampaikan, terima atas kunjungan KPUD Bojonegoro.
Terkait pemutakhiran data kepengurusan partai politik, lanjutnya, pasti kami akan tidak lanjuti oleh tim kami. Ia menyebutkan, namanya tim Silon, biar nanti membuka Silonnya, sudah bisa dibuka atau belum.
“Bahwa untuk P3K maupun P3LK, Alhamdulillah dari partai kami tidak usah ke KPU tetapi untuk mengeluarkan bagi mereka yang masuk ASN cukup dari Partai Golkar itu sendiri”,ungkapnya.
Penulis: Eko Prayitno.