Pelaihari(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID – Di antara hamparan danau tenang Desa Guntung Besar, Kamis (8/5/2025), optimisme bergema tegas dari seorang pemimpin daerah. Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli—akrab disapa Haji Uli—menyalakan semangat untuk sebuah capaian yang tak sekadar simbolis: menjadikan Bumdesa Mandiri Sejahtera terbaik pertama se-Kalimantan Selatan.
“Penilaian ini harus jadi pemacu, bukan beban. Bumdesa harus lebih maju, lebih mandiri. Desa ini punya potensi besar, kita tak boleh hanya berjalan, kita harus berlari,” ujar Haji Uli penuh tekad di hadapan tim penilai provinsi yang datang meninjau langsung area pemancingan desa.
Potensi itu memang nyata. Desa Guntung Besar bukan sekadar tempat singgah, melainkan sebuah ekosistem yang tumbuh. Di sana, pohon-pohon aren tumbuh lebat. Tak hanya bernilai ekologis, tapi ekonomis. Dari nira jadi gula, dari tradisi jadi komoditas. Inilah sumber daya yang coba diangkat Bumdesa Mandiri Sejahtera sebagai kekuatan lokal yang bersaing global.
Namun, cerita tak berhenti pada pohon aren. Inovasi hadir dalam rupa lain. “Bumdesa ini sudah melangkah jauh. Mereka tak hanya mengandalkan produk alam. Ada unit usaha layanan internet, ada penyewaan tenda. Ini gambaran desa yang berpikir ke depan,” tambah Haji Uli, menunjuk pada keberanian model usaha yang dijalankan.
Baginya, Bumdesa bukan sekadar badan usaha, tapi tulang punggung harapan desa. Ia menaruh harap agar Guntung Besar bisa menjadi role model, bukan hanya untuk Tanah Laut, tetapi juga Kalimantan Selatan. “Kalau desa lain bisa belajar dari sini, berarti kita sudah ikut mencetak perubahan,” tegasnya.
Ambisi itu bukan tanpa alasan. Kehadiran tim penilai provinsi menjadi momentum strategis, tak hanya untuk mengevaluasi, tapi juga mengapresiasi proses panjang yang dijalani Bumdesa Mandiri Sejahtera.
Kini, jalan menuju pengakuan tinggal selangkah lagi. Tapi lebih dari sekadar juara, yang sedang diperjuangkan adalah narasi besar tentang kemandirian ekonomi desa. Dan dari Guntung Besar, semangat itu sedang menyala terang.
Apakah Bumdesa Mandiri Sejahtera akan benar-benar berdiri di podium tertinggi? Waktu akan menjawab. Tapi hari ini, tekad mereka sudah menoreh sejarah.(suarapancasila.id – foto: Istimewa/Diskominfostasan Tala)










