KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Semangat kebersamaan dan toleransi terpancar kuat di Gedung Yayasan Sosial Hakka Malang, Jl. Kalimantan No.15, Kasin, Kota Malang, Minggu (15/03/2026), Mengusung tema besar “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Harmoni Negeri”, yayasan tersebut menggelar acara buka puasa bersama sekaligus ajang silaturahmi lintas organisasi dan tokoh masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Acara ini dihadiri oleh deretan tokoh penting, di antaranya Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Lelly Thresiyawati, perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, serta duet pimpinan Yayasan Hakka, Widodo Harsono (Pembina) dan Sutanto Harsono (Ketua Harian).
Hadir pula perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan seperti PSMTI Malang Raya, DPD PITI, Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Komunitas SSK, INTI, Wing Group, hingga MPD, yang mempertegas inklusivitas acara ini.

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan Sosial Hakka Malang, Widodo Harsono, berbagi kisah mengenai jati diri suku Hakka. Ia menganalogikan Hakka sebagai suku yang mengedepankan pendidikan, serupa dengan semangat organisasi Muhammadiyah di Indonesia.
Widodo sempat menceritakan kisah inspiratif tokoh Tiongkok, Deng Xiaoping, yang meski bertubuh kecil namun memiliki visi besar. “Waktu yang menentukan,” ujar Widodo mengutip prinsip tersebut untuk menggambarkan bagaimana dedikasi dan kesabaran akan membuahkan hasil, termasuk dalam membangun hubungan persaudaraan yang erat.
Ia juga mengenang kedekatannya dengan keluarga besar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). “Selama 40 tahun, kami biasanya berbuka di UNMUH (UMM). Tahun ini adalah momen pertama kali kita laksanakan di gedung sendiri. Ini adalah bentuk penguatan tali persaudaraan kita dengan semua pihak,” ungkapnya.
Di hadapan tamu undangan, Widodo menyampaikan aspirasi mengenai rencana perluasan gedung yayasan. Ia menekankan bahwa selama ini seluruh fasilitas, mulai dari pembelian tanah hingga pemasangan lift, dilakukan secara swadaya.
”Gedung ini makin lama makin sempit. Kami berencana memperluas hingga ke belakang. Kami memohon dukungan dari Pak Wali Kota terkait perizinannya saja. Untuk biaya, kami selalu mengedepankan gotong royong. Jika kita kompak, semua bisa terwujud,” tambahnya.
Ketua BAKN DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, menyambut hangat tema kegiatan ini. Menurutnya, silaturahmi adalah modal sosial krusial bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang diprediksi akan berat di masa depan.

”Harmoni dan persatuan, terutama di bulan suci Ramadan ini, adalah kekuatan kita. Saya akan mendampingi Gubernur BI dan Menteri Keuangan pada pertemuan IMF/World Bank awal April nanti untuk memitigasi gejolak ekonomi dan harga pangan dunia agar tidak memicu masalah sosial di dalam negeri,” tegas Andreas.
Terkait aspirasi lokal, Andreas menyatakan komitmennya untuk mengawal proses perizinan renovasi gedung Yayasan Hakka. “Sebagai wakil rakyat, tugas kami memastikan aspirasi Bapak/Ibu tersampaikan. Saya akan berkoordinasi dengan Wali Kota untuk menindaklanjuti permohonan perizinan ini,” pungkasnya.
Acara berlangsung semarak dengan penampilan tari-tarian tradisional dan alunan musik saxophone yang syahdu. Sebagai bentuk apresiasi, pihak yayasan menyerahkan jaket rompi kepada sejumlah tamu undangan.

Momen haru terjadi saat penyerahan cindera mata berupa lukisan potret Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang diterima oleh perwakilan Pemkot Malang. Acara kali ini, juga disertai dengan pemberian paket sembako secara simbolis kepada warga sekitar sebagai wujud kepedulian sosial.
Rencananya, aksi sosial ini akan dilanjutkan keesokan harinya dengan pembagian 200 paket sembako tambahan di depan kantor yayasan, sebuah tradisi tahunan yang terus dijaga oleh Yayasan Sosial Hakka Malang untuk membantu masyarakat sekitar.
Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W










