Mitigasi Bencana dan Dongkrak Ekowisata, Bupati Malang Pimpin Penanaman Pohon di Lembah Ken Arok

KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat komitmen terhadap kelestarian lingkungan sekaligus pengembangan potensi wisata daerah. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., memimpin langsung aksi penanaman pohon kolaboratif di kawasan Lembah Ken Arok, lereng Gunung Katu, Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Minggu (11/1) pagi.

​Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, Bupati menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi preventif dalam mitigasi bencana serta investasi ekologis bagi generasi mendatang.

​Kegiatan ini tidak hanya melibatkan jajaran birokrasi, tetapi juga menggandeng aparat penegak hukum, akademisi, hingga aktivis lingkungan. Turut hadir dalam acara tersebut Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, sejumlah Kepala OPD, Camat Pakisaji Endah Sriyati, S.Ip, serta para kepala desa setempat.

​Keterlibatan mahasiswa dari Universitas Brawijaya (UB) dan ITN Malang, serta berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mempertegas bahwa urusan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif.

​Dalam sambutannya, Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi mengingatkan pentingnya menjaga vegetasi di area perbukitan. Ia merujuk pada musibah tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia sebagai peringatan nyata.

Bacaan Lainnya

​”Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan investasi jangka panjang. Hari ini kita berbuat untuk masa depan agar lingkungan terjaga. Bukti kerusakan alam akibat penebangan liar sudah nyata, seperti longsor di Aceh dan Sumatera. Kita tidak ingin itu terjadi di Kabupaten Malang,” tegas Sanusi.

​Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Gunung Katu memiliki peran krusial sebagai daerah resapan air. “Harapan jangka panjangnya adalah keselamatan masa depan dan kelestarian sumber mata air yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat,” tambahnya.

​Selain aspek ekologis, momen ini juga dimanfaatkan sebagai ajang publikasi Lembah Ken Arok sebagai destinasi wisata baru berbasis alam (eco-tourism). Abah Sanusi melihat potensi besar di lereng Gunung Katu untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan luar ruang.

​Beberapa potensi yang akan dikembangkan antara lain:

– Wisata Adrenalin: Jalur khusus offroad.
– Wisata Edukasi & Alam: Area perkemahan (camping ground) dan pusat kegiatan pecinta alam.
​- Wisata Kesehatan: Keunggulan kadar oksigen yang bersih untuk meningkatkan imunitas tubuh.

​”Lembah Ken Arok memiliki kadar oksigen yang sangat baik. Selama ini mungkin belum banyak dikenal, maka hari ini kita publikasikan bahwa tempat ini sangat layak menjadi venue andalan desa wisata,” jelas Bupati.

​Menutup kunjungannya, Bupati menekankan bahwa keberlanjutan penghijauan ini bergantung pada kepedulian masyarakat lokal. Ia berkomitmen untuk terus menggalakkan penanaman pohon di titik-titik kritis yang membutuhkan penguatan struktur tanah.

​”Masyarakat harus turut menjaga lingkungannya masing-masing karena ini untuk kepentingan bersama. Hutan yang lestari akan menghindarkan kita dari bencana banjir dan tanah longsor,” pungkasnya.

Pewarta : Doni Kurniawan
Editor. : Denny W

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *