BARITO SELATAN (KALTENG) – SUARAPANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI) melaksanakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, di Masjid Agung Baiturrahman Buntok, Senin, 12 Januari 2026 malam bertepatan dengan 24 Rajab 1447 H.
Peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri langsung oleh Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddy Raya Samsuri, ST MM, dan isteri, Wakil Bupati Khristianto Yudha, ST, Anggota DPRD Barsel H. Irawansyah, SH MM, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten Setda Barsel, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, dan Plt. Camat Dusun Selatan Achmad Mutahir, SAP MAP.
Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah kondang asal Gambut, Kalimantan Selatan, Guru Akhmad Suryani atau yang lebih dikenal dengan sebutan Abuya Kuning, yang dengan semangat dan intonasi suara yang membuat para jamaah senantiasa tertawa dan hilang rasa kantuk. Nampak para jamaah yang hadir pun penuh semangat reraya diiring gelak tawa namun serius mendengarjan isi caramah.
Dalam tausiyahnya, Guru H Ahmad Suryani mengisahkan perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW hingga ke langit ke tujuh, di mana Rasulullah SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.
Abuya Kuning mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga dan melaksanakan shalat lima waktu dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan, karena shalat merupakan amalan utama yang akan pertama kali dihisab kelak di akhirat. “Shalat adalah penghubung langsung antara hamba dengan Allah SWT. Jika shalat kita baik, maka insyaallah kehidupan kita juga akan dipenuhi kebaikan,” tutupnya.
Ketua Panitia PHBI Barsel H. Akhmad Akmal Husaen, SSTP MA menyampaikan, bahwa peringatan Isra Mi’raj ini menjadi kegiatan keagamaan perdana di Kabupaten Barito Selatan pada tahun 2026. Diberharap melalui kegiatan tersebut, Kabupaten Barito Selatan senantiasa diberikan keberkahan dan kemudahan dalam setiap pembangunan.










