KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Pendidikan Politik Kader yang sukses diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur di Atria Hotel Malang, Minggu (14/12/2025), melahirkan penekanan baru terhadap implementasi ideologi partai.
Kegiatan yang bertujuan mempertajam soliditas dan pemahaman strategi ini mendapat sorotan tajam dari kader partai, KRA. Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M.
Kader DPC Demokrat Kabupaten Malang yang dikenal sebagai Sam Tito ini, menilai suksesnya Dikpol tidak boleh berhenti pada konsolidasi internal. Sebagai Presiden Direktur Kantor Hukum Yustitia Indonesia (KHYI), ia menegaskan bahwa hasil Dikpol harus diterjemahkan menjadi aksi nyata advokasi pro rakyat.
”Bagi kami di DPC Kabupaten Malang, khususnya yang berprofesi sebagai penegak hukum, ini adalah mandat untuk memastikan bahwa akses keadilan bukan hanya milik kelompok mampu,” tegas Sam Tito.
Ia menambahkan, materi Dikpol—yang berfokus pada penguatan strategi dan ideologi—sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang sering menghadapi persoalan hukum.
”Kader Demokrat wajib menjadi ‘Advokat Rakyat’. Kami harus mampu menjembatani persoalan hukum yang dihadapi masyarakat kecil dengan solusi yang tepat, termasuk memberikan konsultasi dan bantuan hukum gratis. Inilah cara kami mengaplikasikan ruh kerakyatan Partai Demokrat,” jelasnya lebih lanjut.
Sam Tito berharap, soliditas internal yang dibangun dalam Dikpol ini dapat mendorong DPC Kabupaten Malang menjadi garda terdepan dalam isu-isu sosial-hukum, sebagai bentuk tanggung jawab politik.
“Kami menyambut baik inisiatif DPD menyelenggarakan Dikpol ini. Harapannya semangat persatuan dan loyalitas yang ditunjukkan seluruh jajaran pengurus ini dapat terus berlanjut ke dalam program-program kerja yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat Kabupaten Malang,” harap Sam Tito.
Penekanan implementasi nyata dari Sam Tito ini sejalan dengan arahan kunci yang disampaikan oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc., dalam sesi penutupan. Emil Dardak menegaskan pentingnya etika dan integritas sebagai fondasi perjuangan partai.
”Pendidikan politik yang kita jalani ini harus melahirkan kader yang memiliki integritas tinggi. Integritas itu adalah ruh perjuangan partai,” ujar Emil Dardak.
Emil juga menyoroti bahwa Partai Demokrat harus hadir sebagai solusi konkret atas persoalan yang dihadapi masyarakat Malang Raya—mulai dari kesejahteraan petani, penguatan UMKM, hingga mitigasi bencana. Ia mengajak seluruh kader mengedepankan politik santun dan membumi.
Materi Dikpol sendiri diisi oleh Kepala BPOKK DPD Demokrat Jatim, H. Nur Muhyidin, S.Sos., bersama tim dari Badan Saksi Daerah. Acara yang berlangsung dari siang hingga selesai ini berhasil menguatkan komitmen kader.
Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W










