BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengukuhkan pengurus Pusat Belajar Guru (PBG) periode 2025–2029 di Aula Universitas Bojonegoro (Unigoro), Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini dirangkai dengan pelatihan guru pembina Olimpiade Sains Nasional (OSN) bertajuk “Bina Pendidik, Cetak Saintis”. Bupati Wahono menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penguatan kompetensi guru.
Pendidik tidak hanya bertanggung jawab meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan adab generasi muda. Menjadi guru itu bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan jiwa,” tegasnya.
Menurutnya, PBG harus menjadi ruang bagi para pendidik untuk terus belajar, mengembangkan profesionalisme, dan menciptakan inovasi pembelajaran. Dengan demikian, siswa tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
Bupati juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk ExxonMobil, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bojonegoro.
PBG merupakan wadah kolaborasi pendidik dari tiga institusi, yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, dan Kementerian Agama Bojonegoro.
Dalam kepengurusan periode 2025–2029, Anam Syaifudin menjabat Ketua I, Yeni Indrastutik sebagai Ketua II, dan Kamid sebagai Ketua III. Sementara itu, posisi sekretaris dijabat Nurul Hidayah, Husnul Chotimah, dan Happy Chirma Sya’roni.
PBG menaungi bidang pendidikan mulai jenjang PAUD hingga SMA serta Sekolah Luar Biasa (SLB).
Melalui pengukuhan dan pelatihan tersebut, PBG diharapkan menjadi motor pengembangan kompetensi guru sekaligus mendorong peningkatan mutu pembelajaran dan prestasi siswa di Bojonegoro











