Pemerintah kabupaten Barito Selatan Soft Launching Batik Channa Barito

BARITO SELATAN (KALTENG). SUARAPANCASILA.ID– Pemkab Barito Selatan melaksanakan acara Soft Launching Batik Channa Barito di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Senin 16 Maret 2026.

Hadir dalam soft launching tersebut Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddy Raya Samsuri, ST, MM dan Ketua TP PKK Kabupaten Barito Selatan yang sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Selatan Dr. Hj. Permana Sari, S.Si MM MBA, Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha, ST MT, Pj. Sekda Kabupaten Barito Selatan yang yang juga Kadis PUPR Kabupaten Barito Selatan Dr. Ita Minarni, ST MT, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindag Barito Selatan Harmito, SPd MM dan para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dan undangan lainnya.

Bupati Barito Selatan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dekranasda Kabupaten Barito Selatan yang terus berupaya mendorong lahirnya karya-karya kreatif dari daerah ini. Peluncuran Batik Channa Barito pada hari ini merupakan salah satu langkah nyata dalam upaya mengangkat potensi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.

Bacaan Lainnya

“Batik ini bukan sekadar kain bermotif. Ia adalah cerita tentang daerah kita. Cerita tentang Sungai Barito yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, tentang kekayaan alam yang kita miliki, dan tentang kreativitas masyarakat Barito Selatan yang terus berkembang”, ujarnya.

Sementara Ketua Dekranasda Barsel Hj. Permana Sari mengatakan, yang diluncurkan bukan sekadar sebuah produk, tetapi sebuah karya budaya yang lahir dari kekayaan filosofi dan kearifan lokal daerah ini.

“Peluncuran batik ini bukan hanya sekadar peresmian sebuah produk kerajinan. Lebih dari itu, ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam melestarikan warisan budaya tak benda, sejalan dengan pengakuan dunia melalui UNESCO yang menetapkan batik sebagai warisan budaya milik bangsa Indonesia. Batik Channa Barito yang kita perkenalkan hari ini membawa narasi tentang keunikan daerah kita.

Motifnya terinspirasi dari ikan Channa atau ikan Peyang yang hidup di Sungai Barito, dipadukan dengan keindahan anggrek hitam yang tumbuh di hutan Kalimantan, serta aliran Sungai Barito yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Barito Selatan.

Melalui motif tersebut, kita ingin dan menggambarkan bahwa alam, budaya, kehidupan masyarakat Barito Selatan saling terhubung dan menjadi identitas yang patut kita banggakan”, ujar Hj. Permana Sari.

SINOPSIS “BATIK CHANNA BARITO” dibacakan oleh Ketua Harian Dekranasda Barsel Harmito, SPd MM.

Batik Channa Barito lahir dari kekaguman terhadap kekayaan alam serta akar budaya yang tumbuh subur disepanjang aliran sungai barito.Motif utamanya mengangkat sosok ikan Channa (CHANNA MARULOIDES RED BARITO), Predator spesies endemik Yang menjadi simbol ketanguhan Sekaligus melimpah nya sumber pangan bagi masyarakat Barito Selatan.

Alur sungai Barito dalam motif ini digambarkan sebagai urat nadi kehidupan. Lebih sekedar jalur transportasi,Sungainini adalah Ruang budaya yang sejak lama Menjadi saksi bisu denyut ekonomi dan interaksi sosial antar warga.

Keanggunan desain batik ini semangkin dekat dengan enam kumtum anggrek hitam, Flora kebanggaan Kalimantan. Jumlah enak bunga ini merupakan Representasi dari enam kecamatan di kabupaten Barito Selatan, Sebuah  pesan visual Tentang persatuan dan kebersamaan ditengah keberagaman wilayah.

Melalui perpaduan Ikan Peyang, Liukan Sungai dan pesona anggrek hitam, Batik Channa Barito bukan Sekedar selembar kain. Merupakan cerminan jati diri Masyarakat Barito Selatan. Sebuah daerah yang hidup selaras dengan alam,Kuat dalam tradisi Dan kokoh dalam semangat persaudaraan.

Pos terkait