KAB BREBES (JATENG) SUARAPANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Brebes mulai menyoroti pola pengadaan proyek yang hanya dikuasai segelintir rekanan. Dalam situasi efisiensi anggaran, rekanan lokal diminta bangkit dan ikut bersaing secara sehat, agar proyek tidak terus-terusan dikuasai kelompok tertentu.
“Kita ingin rekanan lokal bisa bersaing dan pemenangnya bergilir, tidak dikuasai kelompok tertentu,” tegas Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Brebes, Ismawan Nur Laksono, dalam Talkshow Pembinaan Jasa Konstruksi di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Rabu (9/7/2025).
Ismawan menyebut selama ini sebagian besar proyek dimenangkan oleh kontraktor dari luar daerah. Padahal, kontraktor lokal sebenarnya mampu, hanya sering tersandung kendala administratif.
“Masalahnya bukan teknis berat, tapi hal-hal sepele seperti pemalsuan kuitansi,” ujarnya.
Dari 10 tender proyek tahun 2024, hanya dua yang dimenangkan rekanan asal Brebes. Bahkan 4 proyek bernilai Rp14,9 miliar sempat masuk kategori kritis.
“Namun semua bisa diatasi berkat kolaborasi dan pendampingan konsultan,” tambahnya.
Nilai risiko korupsi dalam sektor pengadaan di Brebes tahun 2024 juga mendapat perhatian serius. Berdasarkan penilaian MCP KPK, angkanya mendekati 100 persen.
“Karena itu pembinaan ini penting agar proyek tepat sasaran dan tidak jadi ladang bancakan,” tandasnya.
Sementara itu, Pj Sekda Brebes Dr Tahroni MPd menyatakan pentingnya peran kontraktor lokal dalam sirkulasi ekonomi daerah. Apalagi, saat ini pemerintah daerah dituntut lebih efisien namun tetap menjaga mutu pembangunan.
“Kalau rekanan lokal terlibat, likuiditasnya kembali ke Brebes dan ekonomi tumbuh,” kata Tahroni.
Menurutnya, pengadaan terbuka untuk semua, tetapi rekanan lokal harus belajar memahami regulasi agar tidak kalah sebelum bersaing.
“Jasa konstruksi harus mencermati apa yang dibutuhkan agar bisa menang tender,” ujarnya.
Ia menegaskan, mutu proyek tetap jadi prioritas meski anggaran terbatas. Keterlibatan kontraktor lokal justru memudahkan pengawasan hingga pelaksanaan selesai.
“Kalau orang Brebes sendiri yang mengerjakan, akan lebih mudah dikontrol sampai tuntas,” pungkasnya.