Peringati Isro Mi’raj, KUA Kalitidu Serahan SKT Majelis Taklim dan Sertifikat Wakaf 

Kabupaten Bojonegoro (Jatim) Suarapancasila.id– Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalitidu memperingati Isro’ Mikroj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Aula Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu. Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan SKT Majelis Taklim dan sertifikat wakaf dari wilayah Kecamatan Kalitidu, Senin (19/1/2026).

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro Amanulloh, didampingi Kepala KUA Kecamatan Kalitidu Hamim Thohari serta disaksikan oleh jajaran Forkopimca Kalitidu dan Penanggungjawab Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu M. Wachid Anshori.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalitidu Hamim Thohari menyatakan, bahwa dipilihnya tempat kegiatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu ini adalah sebagai sikap kami tentang moderasi beragama.

Bacaan Lainnya

” Karena kami ingin membangun keluarga dengan satu sikap guyub, rukun antar ormas keagamaan, baik dari NU, Muhammadiyah, satu barisan, satu komando untuk sebuah ikhtiar Bi Kalimatillah”,katanya.

Ia menambahkan, bahwa pada hari ini ada sebanyak 45 SKT Majelis Taklim dan 23 sertifikat wakaf di serahkan kepada perwakilan Majlis Taklim dan Nadhir, selebihnya masih dalam proses.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro Amanulloh, menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat tanah wakaf ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memberikan kepastian hukum atas aset wakaf umat dan menghindari dari potensi sengketa ke depannya.

“Penyerahan sertifikat tanah wakaf ini menjadi bagian dari upaya Kemenag dalam menjaga dan mengamankan aset wakaf agar memiliki kekuatan hukum yang jelas”, ujarnya.

Disisi lain, katanya, menjadi bagian countrol maupun data kita, agar Majelis Taklim yang berada di Kecamatan Kalitidu betul-betul mengoptimalkan pendidikan keagamaan kepada masyarakat.

Penanggungjawab Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu M. Wahid Ansori juga memberikan apresiasi kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu ini. Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk dakwah bersama-sama meski dua organisasi beda tapi bisa disatukan demi kebaikan masyarakat.

” Ke depan, kalau ada kegiatan lain Muhammadiyah nanti juga bisa hadir, ini kan benar-benar dakwah bil hikmah”,ujarnya.

Pos terkait