KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Momentum penguatan struktur organisasi menjadi fokus utama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kota Malang. Kehadiran langsung Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AWPI Jawa Timur, Sri Agus Mahendra, memberikan suntikan semangat bagi jajaran pengurus dalam rapat konsolidasi yang digelar di Jalan Ki Ageng Gribig, Kedungkandang, Rabu (04/02/2026).
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh 21 anggota dan pengurus. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan upaya strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai dengan visi profesionalisme pers.
Dalam arahannya, Sri Agus Mahendra menekankan bahwa identitas sebagai wartawan profesional harus melekat kuat, baik saat di lapangan maupun di dalam organisasi. Ia mengapresiasi langkah Matnadir (Khodir) selaku Ketua DPC AWPI Kota Malang yang proaktif membangun fondasi organisasi yang kokoh.
”Di lapangan, teman-teman tentu bergerak dengan media masing-masing. Namun, ketika berada dalam wadah AWPI, kekompakan adalah harga mati. Di situlah letak kekuatan kita sebenarnya,” tegas pria yang akrab disapa Mahendra tersebut.
Mahendra juga berbagi rekam jejaknya di AWPI sejak 2014, mulai dari memimpin Kabupaten Malang hingga kini menakhodai Jawa Timur. Menurutnya, pengalaman panjang tersebut membuktikan bahwa organisasi yang besar hanya bisa dibangun dengan militansi dan integritas para anggotanya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC AWPI Kota Malang, Matnadir, menegaskan bahwa AWPI memegang tanggung jawab moral untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui fungsi kontrol sosial yang konstruktif.
“AWPI bukan hanya sekadar wadah profesi, tetapi juga penguatan jaringan media dan ekonomi yang handal. Kami berpedoman teguh pada UU Pers No. 40 Tahun 1999,” jelas pria kelahiran Pamekasan tersebut.
Matnadir juga mewanti-wanti seluruh anggota untuk tetap tegak lurus pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Hal ini krusial agar setiap langkah jurnalis yang tergabung di AWPI tetap berada dalam koridor hukum dan etika jurnalisme yang tinggi.
Melalui penguatan struktur ini, AWPI Kota Malang diharapkan mampu bertransformasi menjadi organisasi pers yang disegani dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Bumi Arema.
”Kami ingin anggota AWPI Kota Malang semakin solid dan berintegritas. Profesionalisme adalah kunci agar kita bisa memberikan edukasi yang berkualitas bagi publik,” tutup Matnadir.
Acara diakhiri dengan diskusi internal mengenai pemantapan program kerja jangka pendek dan menengah, serta penegasan komitmen bersama untuk menjaga marwah profesi wartawan di tengah tantangan era digital.
Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W










