Perkuat Sinergi Kebangsaan, Pasukan 08 dan Pemuda Pancasila Kawal Haflah Imtihan ke-32 di Kota Pasuruan

KOTA PASURUHAN (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Semangat kolaborasi lintas organisasi kemasyarakatan (ormas) mewarnai perayaan Haflah Imtihan ke-32 Yayasan Nurul Hidayah, Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Blandongan, Kota Pasuruan, Sabtu (7/2/2026).

Acara tahunan ini menjadi sorotan lantaran hadirnya sinergi antara Pasukan 08 DPW Kota Batu dan Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang dalam mengawal jalannya kegiatan religius tersebut.

​Kegiatan yang dipusatkan di halaman LPI Nurul Hidayah, ini berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 500 peserta yang terdiri dari santri, siswa, serta wali murid. Acara dimulai sejak pukul 16.00 WIB dengan rangkaian penampilan seni drumband, selawat, dan pentas budaya kreatif dari para santri.

Ketua Pasukan 08 DPW Kota Batu, Muhammad Yuda Prasetya, didapuk untuk memberikan ceramah agama sekaligus doa penutupan. Dalam tausiyahnya, Ia memberikan motivasi besar kepada para santri untuk tetap konsisten menuntut ilmu, khususnya di lingkungan pesantren atau madrasah.

Bacaan Lainnya

​”Pendidikan di pondok pesantren adalah benteng terakhir karakter bangsa. Saya mengajak para orang tua untuk tidak ragu menitipkan putra-putrinya di lembaga pendidikan Islam, karena di sinilah nilai-nilai agama dan akhlak ditekankan secara maksimal,” ujar Gus Yuda sapaan akrabnya.

Disamping itu, pihaknya juga memberikan apresiasi khusus kepada Kyai Ikhwan Mahmud selaku pengasuh LPI Nurul Hidayah yang dinilai sangat sabar dan dedikatif dalam membimbing para santri hingga banyak yang berhasil sukses di jenjang kehidupan bermasyarakat.

Di sisi lain, kehadiran Gus Yuda mendapatkan pengawalan langsung dari Wakil Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang yang diwakili oleh Agus Yudi Susanto (Agus Sinyo), serta didampingi pengurus Grup Nusantara Bangkit dan Pasukan 08 Kabupaten Malang.

​Agus Yudi Susanto menegaskan bahwa keterlibatan Pemuda Pancasila (PP) dalam acara ini merupakan bentuk nyata komitmen organisasi dalam menjaga ulama dan mendukung kelestarian institusi pendidikan agama.

​”Pemuda Pancasila memiliki tanggung jawab moral untuk bersinergi dengan elemen bangsa manapun, termasuk Pasukan 08, dalam menjaga kondusivitas kegiatan keagamaan. Ini adalah wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila di lapangan,” tegas Yudi Sinyo sapaan akrab dari Agus Yudi Susanto.

​Ditambahkannya, bahwa kolaborasi ini menjadi simbol bahwa ormas harus hadir sebagai pelindung dan pemberi manfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam mendukung mencetak generasi emas melalui pesantren.

Yayasan Nurul Hidayah sendiri merupakan lembaga yang memiliki sejarah panjang. Dirintis oleh Ibu Nyai Hajjah Luluk Mukaromah sejak 32 tahun silam, lembaga ini telah konsisten memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan di Kota Pasuruan.

​Acara yang berlangsung hingga pukul 22.00 WIB tersebut ditutup dengan prosesi wisuda siswa dan santri LPI Nurul Hidayah yang berlangsung penuh khidmat dan haru.

Pewarta : Doni Kurniawan.
Editor : Denny W.

Pos terkait