MINAHASA (SULUT), SUARAPANCASILA.ID – Pembina Asosiasi Pondok Wisata Indonesia (Apwisindo) Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) memberikan pelatihan pembuatan Online Travel agent dan Pelayanan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pondok Wisata yang disponsori Little Hotelier kepada masyarakat Desa Pulisan di pantai Pulisan Kecamatan Likupang timur Kabupaten Minahasa Utara (Minut), kamis 19 September 2024.
Disampaikan Yulianus, Asosiasi homestay (Pondok Wisata) ini telah menangkap signal dari pemerintah dengan dibukanya penerbangan dari beberapa negara ke Manado pasti akan berdatangan para wisatawan lokal sampai mancanegara. Apakah kita sudah siap? Oleh karena itu, saat ini Apsiwindo berikan pelatihan untuk menyiapkan masyarakat untuk persiapkan fungsi-fungsinya supaya siap menyambut tamu dengan baik.
“Di sekitar sini tidak ada hotel, ada tapi jauh. Sehingga saya yakin dan percaya homestay ini dengan kesiapan masyarakat akan menyambut kedatangan turis-turis mancanegara maupun lokal,”tuturnya.
Dalam penjelasannya, ada 4 hal yang perlu diperhatikan sebagai pelayanan standar Operasional Prosedur (SOP) saat membuat pondok wisata agar para tamu merasa nyaman, yakni bersih, aman, MCK dan Sarapan Pagi.
Dikatakannya, di Sulawesi Utara kaya akan objek wisata dan budaya. Budaya harus diangkat kembali, karena budaya adalah kekayaan seni yang memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Sementara, SiteMinder – Little Hotelier. Meicorius Emor (Market Associate) menyampaikan, berdasarkan kemajuan teknologi, saat ini kita manfaatkan marketing digital karena semua serba online. Jadi skalanya bukan cuma lokal tapi sampai internasional. Apalagi yang namanya booking.com itu dari Belanda asalnya tapi itu juga sudah mendunia. Para tamu memesan hotel tidak lagi secara manual tetapi melalui online.
“Kalau di Wilayah pulisan kan tidak ada hotel, mari kita siapkan homestay atau pondok wisata dan bergabung dalam travel agen, sehingga pemesanan hanya melalui online, caranya lebih mudah dan cepat, hanya dengan handphone,” tuturnya.
Dikatakan Meico, sangat penting untuk menjadi agen travel online. Disitu, mereka akan tahu dan mengenal produk wisata kita. Secara otomatis langsung dipromosikan dengan skala internasional.
Ketua umum Apwisindo Reinhard Samadi menyampaikan, tamu yang melakukan reservasi melalui online, khususnya dari Online Travel Agent. Mereka melakukan proses sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan, termasuk verifikasi reservasi, mempersiapkan kamar, dan menyambut tamu dengan baik. Dengan mengikuti SOP tersebut, tamu merasa puas karena mereka mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan harapan mereka.
“Saat melakukan pemesanan melalui Online Travel Agent. Ini berarti kamar yang mereka pesan telah disiapkan dengan baik dan proses check-in berjalan lancar sesuai dengan yang dijanjikan. Kesesuaian antara apa yang dijanjikan oleh Online Travel Agent dengan apa yang diterima oleh tamu ketika tiba di hotel merupakan faktor penting dalam menciptakan pengalaman positif bagi tamu, “jelas Samadi.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Hukum tua Desa Pulisan Bernhard Jarang, owner Pondok wisata Noah Martha Rondonuwu dan masyarakat Desa Pulisan.
Penulis Migel Tangkulung









